Produsen Brand Kosmetik The Ordinary Umumkan Tutup Sementara

Hestianingsih - wolipop Kamis, 11 Okt 2018 13:38 WIB
Salah satu produk The Ordinary. Foto: Dok. The Ordinary Salah satu produk The Ordinary. Foto: Dok. The Ordinary

Toronto - Beauty junkie, siapa yang tidak tahu The Ordinary? Brand kecantikan dengan harga terjangkau ini jadi favorit para wanita karena kualitasnya yang tak kalah dari brand high-end.

Desain kemasan yang simpel dengan keterangan yang cukup informatif tentang bahan-bahan aktif yang terkandung di dalam produknya membuat brand ini cukup user friendly. Terlebih lagi, The Ordinary banyak direkomendasikan beauty influencer ternama karena memang menampakkan hasil yang nyata pada kulit.

Namun ada kabar buruk tentang peredaran brand ini. Deciem, brand induk The Ordinary yang berbasis di Toronto, Kanada, akan menutup semua tokonya.

Deciem merupakan perusahaan yang memproduksi The Ordinary. Pada Selasa (9/10/2018), Brandon Truaxe, founder Deciem mengumumkan lewat akun Instagram @deciem bahwa perusahaannya tersebut akan ditutup operasionalnya.

View this post on Instagram

Without filters. A revolution is coming. Every one of you who has been laughing aT me will with certainty face criminal prosecution. Estée Lauder Companies Inc. has been the biggest stock promotion. Richard Duntas, Bernard Ass (LVMH), Marica "Tracy" (Bliss, Remedè, Soaper Due Per Shoe), Hyatt (Grand Hyatt, Andaz, er al), Marriott (St. Regis, W, Marriot, et al), So many porn "studios", nearly all @deciem employees, most of "Hollywood", Gill Sinclair, India Knight, Caroline Hirons, India Knight, RBC, BMO, Boots, KKR, most of the Lauder family, Estée Lauder Companies Inc., Karim Kanji, Antonio Tadrisi, DF Mc, LVMH, Dia Fooley, Michael Davidson, Hanif, Zark Fatah, Inditex (Zara, Massimo Dutti, etc), H&M, $100 monkey, Too Faced (founders too), TSG, Alshaya, Amanresorts, Erwin Zecha, Oliver Zecha, Steven R Riddle, the Coc and Corcky managers, PRIDE organizers, IT Cosmetics, Nicola L ReadingTons, all of Dishoom, All of Delaunay, David Yurman, Tom Ford, Tim Cooke. McKesson, Rexall, Jamin Asaria, David Jackson, York Heritage and others - sentencing doesn't begin with any point but sentences like this one do. Ben Affleck, Brad Pitt, George Clooney, Michael Less, Stephen Spellberg e.T., AON are also included with certainty. ARGO stood for "Ali Roshan GO". You idiots. Father, please please be safe if you can for the next few hours. I love you all. -Brandon (RIYADH, please be EXTREMELY CAREFUL in the next few hours). Aurora (TSX) : you are finished. Michael Basler, Gordon Wilde, David Trinder, Eric Jacobs, Allan Gerlings, Dalton Pharma SS, Michael OH CON ELLE, Charm IS T A 007, Robert Jones, Cascade, Prince Al Walid, The White Company, Obagi (brand and doctor), Freedom Health, ESHO-isT, Alexandru Serban and baggage, Apotex: Goodbye also. Peace is coming. 🦁🦋 🐪. It's clear now. @esteelaudercompanies @richardbranson @realdonaldtrump @gowlingwlg_ca @zuck @musicianjessecook, et. al.

A post shared by THE ABNORMAL BEAUTY COMPANY (@deciem) on Oct 8, 2018 at 5:41am PDT




Dalam video yang diunggahnya di Instagram, Brandon mengatakan, "Halo saya Brandon Truaxe dan ini akan menjadi postingan terakhir dari Deciem. Kami akan menutup semua operasional, sampai ada pengumuman selanjutnya, kira-kira dalam dua bulan."

Brandon menyebut adanya aktivitas kriminal besar-besaran, yang membuatnya harus menutup sementara kegiatan operasional Deciem. Namun ia tak memberikan penjelasan yang lebih detail lagi terkait ditutupnya perusahaan tersebut.

"Without filters. A revolution is coming. Every one of you who has been laughing aT me will with certainty face criminal prosecution," demikian sebagian kalimat yang ia tulis dalam caption video.

Brandon juga menyebut sejumlah brand ternama seperti Estee Lauder, LVMH, H&M, Too Faced hingga sejumlah selebriti di antaranya George Clooney, Ben Affleck, hingga Stephen Spielberg. Namun belum jelas apa makna sebenarnya dari penyebutan nama-nama itu dalam penutupan perusahaannya. Brandon hanya berucap adanya 'tindak kriminal finansial dan lain-lainnya'.

"Tolong anggap saya dengan serius (Brandon menyebutkan nama empat orang, dua di antaranya berada satu mobil dengannya dalam video tersebut). Kami bertiga, ditambah beberapa orang lainnya, aku tidak bisa mengendalikan hukuman orang-orang baik yang baru disebutkan jika mereka terlibat. Tapi hampir semua orang diDeciem telah terlibat dalam aktivitas kriminal besar, termasuk kejahatan keuangan dan banyak lagi lainnya. Kamu tidak akan tahu beban apa yang sudah aku tanggung selama lebih dari 13 tahun ini. Aku sudah menjadi bahan olok-olok sebagai aktor porno dan pengedar narkoba, selama 13 tahun, dan semuanya berakhir sekarang," ucapnya.

Bagaimana nasib The Ordinary dan brand lain di bawah Deciem? Jawabannya baru akan diketahui dua bulan kemudian.

Sekilas tentang Deciem, perusahaan dengan tagline 'The Abnormal Beauty Company' ini didirikan pada 2013. Hingga saat ini toko Deciem sudah tersebar di Kanada, Amerika Serikat, Inggris dan Australia. Sejumlah brand yang dipayungi Deciem selain The Ordinary adalah NIOD dan Hylamide.

Pada 2017, seperti dikutip dari BBC, Estee Lauder membeli saham Deciem. Namun salah satu perusahaan kosmetik raksasa dunia ini mengklaim tidak mengendalikan operasional Deciem karena mereka hanya investor kecil di brand tersebut. Estee Lauder juga tidak mengatur aktivitas media sosial maupun pengambilan keputusan secara perorangan.

"Kami benar-benar prihatin dengan materi yang belakangan ini di-posting di media sosial dan akan membela hak-hak kami sebagai investor kecil," demikian pernyataan tertulis pihak Estee Lauder.
(hst/hst)