Hiasan Kuku dari Cokelat yang Bisa Dimakan, Kreatif atau Menjijikan?

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 16 Des 2016 18:02 WIB
Foto: Instagram Nailed It NZ
Jakarta - Kuku yang dihias kuteks, manik, atau kristal mungkin sudah biasa. Jika ingin mempercantik jari dengan cara yang tidak biasa, Anda bisa mengandalkan cokelat. Nail art berlapis cokelat yang benar-benar bisa dimakan tengah jadi tren terbaru di Selandia Baru. Selain unik, hiasan tersebut bisa memberi pengalaman baru untuk Anda yang punya kebiasaan menggigit kuku.

Tren hias kuku dengan cokelat dipelopori oleh Jessie Mills. Jessie adalah nail artist yang sering membagi tutorial di Youtube dan beberapa media sosial. Beberapa waktu lalu, videonya ketika tengah melapis kuku dengan cokelat jadi viral bahkan ditonton 57.000 kali di Instagram.

Dalam video, Jessie terlihat memvariasikan cokelat putih, cokelat susu, dan dark chocolate. Sesakali ia juga menambahkan silver balls atau adonan icing sebagai aksen untuk semakin mempercantik tampilannya. Adapula beberapa yang hadir tanpa detail namun cokelat dibuat bertekstur sehingga terlihat lebih menarik.

Hiasan Kuku dari Cokelat yang Bisa Dimakan, Kreatif atau Menjijikan?
Jessie terinspirasi menciptakan hiasan kuku yang bisa dimakan setelah ikut tantangan nail art kuteks menggunung beberapa waktu lalu. Kala itu, para beauty blogger melapisi kuku mereka dengan 100 kuteks untuk menciptakan tonjolan berwarna pelangi. Setelah mencobanya, Jessie memikirkan hiasan seperti apa yang bisa lebih gila. "Apa yang lebih aneh yang bisa aku munculkan?," ujarnya kepada Femail Food&Drink.

Hiasan Kuku dari Cokelat yang Bisa Dimakan, Kreatif atau Menjijikan?
Meski video tutorialnya ditonton banyak orang, tak sedikit pula yang menganggap nail art tersebut menjijikan. Beberapa orang juga mengkhawatirkan higienitasnya jika hiasan tersebut ingin diaplikasikan dalam kenyataan. Bagaimana pendapat Jessie?

"Di Facebook, orang sangat tidak suka dan marah melihatnya. Aku bisa mengerti karena itu tidak biasa. Ketika orang bilang, 'Ih itu menjijikan,' aku hanya berpikir ya, aku setuju. Dan ketika orang bilang, 'Ih jarimu sangat kotor, kenapa kamu mau menaruhnya di mulutmu?,' aku hanya berpikir, pernah menjilat jari-jarimu setelah makan KFC? Atau ada makanan menyangkut di gigi?," tutur Jessie.

Jessie menambahkan jika ia tak terlalu peduli dengan komentar terlebih tutorial itu hanya dibuat untuk bersenang-senang saja. Saat ini, ia pun tidak lagi menerapkan hiasan cokelat pada kuku dan kembali ke nail art biasa.


(ami/ami)