Startup Kosmetik Lokal

Startup Kosmetik Lokal Mulai Semarak, Lipstik Matte Jadi Produk Andalan

Intan Kemala Sari - wolipop Jumat, 29 Jul 2016 14:25 WIB
Foto: Dok. Polka
Jakarta - Bisnis startup dengan mengusung kosmetik sebagai produk utamanya kini semakin banyak diminati para wanita. Beberapa brand kosmetik yang sudah terjun ke dunia industri kecantikan Indonesia adalah Polka, Esqa, dan Rollover Reaction.

Meski ketiganya memiliki karakter dan target market yang berbeda-beda dalam membidik pangsa pasar Indonesia, namun ada satu kesamaan yang dimiliki oleh ketiga brand kosmetik Tanah Air tersebut. Mereka sama-sama merilis lipstik sebagai item pertama yang diperkenalkan. Apa alasannya?

Vice President Marketing Polka, Fitri Reksoprodjo menjelaskan jika lipstik menjadi suatu item kecantikan yang paling banyak mendapatkan antusiasme dari para wanita serta lebih mudah masuk di pasaran. Ia merasa, membeli lipstik lebih mudah ketimbang membeli alas bedak yang perlu banyak pertimbangan.

Ditambahkan oleh Vice President Brand & Product Development Polka Tiara Adikusumah, alasan mereka menghadirkan lipstik juga sesuai dengan branding image Polka yang sangat berwarna-warni. "Memang sesuatu yang colourful itu sebagai entry product cocok sekali. Dan kalau lipstik kan orang-orang memang lebih rela untuk mencobanya dibandingkan bedak atau foundation. Dan beli lipstik pun nggak perlu mikir panjang," ungkap Tiara saat berbincang dengan Wolipop di The Promenade, Jakarta Selatan, Senin (24/7/2016).

Sementara itu, Dinar Amanda selaku Chief Marketing Officer Rollover Reaction menuturkan, lipstik menjadi produk perkenalan yang paling pas karena sifatnya yang bisa dipakai di mana saja dan kapan saja. Ia bersama timnya melihat hal tersebut menjadi sebuah peluang, ditambah lagi kebutuhan para wanita Indonesia akan lipstik juga cukup tinggi.

"Kami sempat riset dulu dan tenyata pas banget awal 2016 lipstik matte lagi hyped dan ada demand-nya. Karena orang-orang kebanyakan produk sehari-harinya lipstik jadi kita mulai dari situ. Tapi nantinya kita ada rangkaian kosmetik, nggak hanya lipstik saja," papar Dinar saat berbincang dengan Wolipop di Nusa Kopi, Lamandau, Jakarta Selatan, Rabu (20/7/2016).

Ditambahkan oleh Kezia Joy Toemion, salah satu co-founders dari Esqa, alasan ia dan partnernya Cindy Angelina Adranacus merilis lipstik terlebih dahulu karena mereka berdua adalah kolektor lipstik. Wanita 26 tahun itu merasa setiap perempuan tidak pernah puas hanya dengan satu warna lipstik saja.

"Lipstik adalah makeup yang paling dasar dan produk favorit kami, bahkan kami bisa punya 10 lipstik berbeda yang warnanya mirip-mirip. Lipstik itu memang kelemahan wanita, dan kami paling nggak tahan kalau lihat lipstik baru," kata Kezia saat diwawancarai Wolipop melalui e-mail, Senin, (25/7/2016).

Meski lipstik menjadi item yang tengah dipromosikannya, namun tidak menutup kemungkinan ketiga brand kosmetik lokal tersebut akan merilis item kecantikan lainnya. Namun untuk hal tersebut, ketiganya sepakat untuk merahasiakan produk kosmetik apa yang akan dirilisnya demi memberikan kejutan kepada pelanggan setianya. (itn/itn)