Startup Kosmetik Lokal

Rollover Reaction, Lipstik Matte Lokal yang Populer di Instagram

Intan Kemala Sari - wolipop Jumat, 29 Jul 2016 10:00 WIB
Foto: Rollover Reaction
Jakarta - Lipstik menjadi salah satu 'senjata andalan' para wanita untuk tampil prima. Namun oleh keempat wanita bernama Dinar Amanda, Tinanda Nabila, Sarah, dan Novi, lipstik diusung menjadi produk startup teranyar dengan label Rollover Reaction. Siapa sangka, lipstik tersebut menjadi salah satu item kecantikan yang paling banyak dicari di sosial media, salah satunya adalah Instagram.

Kepada Wolipop, Dinar mengatakan ia dan ketiga temannya mulai berinisiatif untuk mendirikan bisnis kosmetik tersebut sejak akhir 2014. Kala itu ia dan teman-temannya baru saja lulus kuliah dan mulai memikirkan bisnis apa yang cocok untuk mereka. Karena keempat wanita tersebut menyukai kosmetik terutama lipstik, mereka memantapkan diri untuk memulai segala sesuatunya dari dasar dengan melakukan riset dan pengembangan produk, hingga pada Maret 2016 label kosmetik mereka resmi diluncurkan.

Salah satu alasan utama mereka mendirikan startup atau perusahaan rintisan dengan menjadikan makeup sebagai produk yang ditawarkannya adalah adanya kegelisahan saat ingin membeli makeup berkualitas yang kebanyakan harus melalui sistem pre order. Berdasarkan itu, keempat wanita ini melakukan riset sekaligus mencari peluang yang ada.

"Padahal Indonesia ini negara manufaktur yang kita sebenarnya bisa lho produksi sendiri. Kami berempat memang passion-nya di dunia makeup dan dulu mau belanja lipstik yang bagus susah sekali, harus titip teman. Nah kita kepikiran, kenapa nggak bikin sendiri aja," tutur Dinar saat berbincang dengan Wolipop di Nusa Kopi, Lamandau, Jakarta Selatan, Rabu (20/7/2016).



Lantas mengapa lipstik dipilih menjadi produk pertama yang diluncurkan? Tinanda atau yang akrab disapa Naya memaparkan, lipstik menjadi produk perkenalan yang paling tepat dan merupakan sesuatu yang bisa dipakai sehari-hari. Terlebih lagi pada awal 2014, fenomena lipstik matte sedang booming di Indonesia.

"Awalnya kami tuh, 'bikin apa ya?' Dan lipstik matte juga belum banyak saat itu, jadi kita riset dulu dan ternyata pas banget 2016 ini masih hype tren lipstik matte dan demand-nya juga ada. Kebanyakan orang-orang daily productnya lipstik, jadi kami mulai dari sana," lanjut Dinar yang merupakan lulusan desain Institut Teknologi Bandung itu.

Promosi yang dilakukan pun juga masih memanfaatkan sosial media sebagai media utamanya. Dengan membuat akun di Instagram, lipstik matte tersebut mulai banyak diminati oleh para pecinta kecantikan. Bahkan, sebelum produknya resmi dirilis, followers Instagram @rollover.reaction itu sudah mencapai lima ribu pengikut.

Hal itu terjadi karena postingan foto yang diunggah terlihat eye catching dan menarik atensi. Banyak komentar-komentar dari para 'pemburu' lipstik yang terus-terusan menanyakan di mana lipstik tersebut bisa di beli, berapa harganya, hingga kapan diluncurkannya karena mereka sudah tak sabar ingin membelinya.

"Untuk sekarang ini, dalam satu hari kami bisa menjual sekitar 100 sampai 150 buah lipstik per harinya. Memang demand-nya cukup tinggi, bahkan saat kami merilis lipstik seri limited edition sold out hanya dalam satu hari," lanjut Naya menambahkan.

Lipstik dengan kuantitas terbatas itu merupakan hasil kolaborasi antara influencer kecantikan serta ilustrator ternama. Keduanya memang cukup eksis di Instagram sehingga para pengikutnya penasaran ingin mencoba lipstik hasil kolaborasi keduanya.

Kini ada sekitar 17 ribu lebih followers yang mengikuti akun Instagram kosmetik tersebut. Meski memiliki nama yang sulit dilafalkan yang justru terdengar menarik, Rollover Reaction dirasa cukup sukses menarik hati para pembelinya yang selalu penasaran akan produk mereka.

"Kami maunya saat orang dengan brand kami mereka selalu teringat-ingat. Kami melihatnya sebagai kosmetik yang melibatkan emosi penggunanya, nggak hanya kosmetik yang sekadar cantik aja. Kami berusaha untuk buat makeup yang lebih personal," tutup Dinar yang hobi yoga itu. (itn/ami)