Liputan Khusus Operasi Plastik

Operasi Plastik Bisa Buat Wanita Gagal Jadi Cantik, Ini Penyebabnya

- wolipop Jumat, 21 Feb 2014 08:20 WIB
ist.
Jakarta - Operasi plastik belakangan ini semakin banyak ditawarkan berbagai klinik kecantikan di Jakarta. Perkembangan teknologi membuat prosedur perawatan kecantikan ini juga semakin canggih. Dengan teknik filler, kini wanita tidak perlu berbaring di meja operasi dan mendapatkan sayatan di wajah untuk terlihat awet muda.

Meskipun teknik operasi plastik dan perawatan kecantikan kini semakin canggih, tetap saja selalu ada cerita mengenai wanita yang mengalami kegagalan pasca melakukan berbagai prosedur tersebut. Belum lama ini beredar foto yang memperlihatkan wajah mengerikan ibunda aktor Sylvester Stallone, Jackie Stallone. Akibat terlalu banyak botoks, wajah Jackie seperti meleleh.

Ada juga cerita wanita yang nyaris meninggal karena memakai implan payudara. Belakangan diketahui implan yang dipakainya itu membuat payudara si wanita mengalami infeksi.

Sebuah operasi plastik dan perawatan kecantikan mengalami kegagalan bukan tanpa sebab. Direktur Ultimo Aesthetic & Dental Center Jakarta, Enrina Diah SpBP, menjelaskan ada berbagai macam sebab operasi plastik bisa gagal. Dia mencontohkan misalnya pada operasi plastik hidung. Jika pemasangan implan di hidung terlalu tinggi, bisa membuat kulit rusak.

"Pasien inginnya setinggi mungkin (implan hidungnya-red). Sedangkan kalau ditekan sama implan, nanti kulit bisa semakin tipis dan akhirnya rusak," ujar dr. Enrina saat berbincang dengan Wolipop melalui telepon Kamis (20/2/2014).

Sementara pada pemasangan implan payudara, risiko gagal lebih besar ketika pasien tergiur dengan harga murah. Menurut dr. Enrina, klinik yang menawarkan pemasangan implan payudara murah perlu dicek lebih jauh apakah implan yang digunakannya berkualitas atau tidak. Implan yang berkualitas umumnya memiliki pengakuan dari pakar atau lembaga yang berhak dalam bidangnya. "Biasanya dari Amerika yang sudah aman," katanya.

Dalam pemasangan implan ini, dr. Enrina juga menyarankan pada wanita untuk selalu meminta sertifikat. "Pasien berhak tahu sertifikat karena kalau ada sertifikat bisa diklaim, ini yang tidak diketahui pasien," ucap wanita yang sudah berpengalaman di bidang bedah plastik ini.

Pendapat tidak jauh berbeda diungkapkan oleh dr. Eddy Karta, SpKK. Dokter kulit dan kelamin yang berpraktek di RS Cipto Mangungkusumo ini menjelaskan kegagalan operasi plastik bisa terjadi karena kesalahan prosedur atau karena kesalahan bahan. "Kesalahan bahan misalnya silikon cair yang sekarang sudah tidak digunakan lagi," ujarnya melalui email kepada Wolipop.

Kegagalan operasi plastik bisa juga terjadi ketika tubuh pasien memberikan reaksi yang tidak diduga sebelumnya. Reaksi penolakan yang dapat terjadi adalah granuloma silikon pada wanita dengan implan payudara yaitu kondisi kulit yang memburuk akibat reaksi terhadap cairan silikon.




(eny/fer)