Liputan Khusus Mempercantik Gigi

Jangan Jorok, Perhatikan Do's & Don'ts Saat Pakai Kawat Gigi

- wolipop Jumat, 22 Mar 2013 09:33 WIB
Dok. Thinkstock
Jakarta - Memasang kawat gigi atau behel adalah cara yang paling efektif untuk memperbaiki atau merapikan susunan gigi yang tidak pada tempatnya. Biasanya kerap dipakai oleh orang dengan gigi berjejal, diastema (celah di antara gigi), gingsul, atau gigi terlalu maju/mundur.

Agar hasilnya maksimal dan gigi terbentuk sempurna, ada hal-hal yang harus diperhatikan selama memakainya. Ini dia do's and don'ts memakai kawat gigi yang dipaparkan drg. Citra Gemaradhita dari Citra Beauty Center Dental Care.

Do's:
1. Menjaga kebersihan gigi sangat penting. Setelah makan, Anda harus langsung membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan yang terselip di sekitar bracket. Oleh karena itu selalu sediakan dental floss.

2. Sikat gigi dua kali sehari. Saat menyikat gigi, perhatikan pembersihan pada bracket-nya. Penyikatan memang harus dilakukan lebih ekstra teliti untuk mencegah timbunan karang yang bisa menyebabkan gigi berlubang atau bernoda.

3. Teratur kontrol ke dokter gigi yang melakukan pemasangan behel. Biasanya minimal tiga minggu sekali. Apa yang terjadi bila malas kontrol gigi? "Proses perawatannya terganggu yang pasti. Karang gigi terbentuk, bakteri yang bikin gigi bolong," jelas Citra, saat diwawancara wolipop di tempat prakteknya, Citra Beauty Center Dental Care, Jl. Wijaya, Jakarta Selatan, Rabu (20/03/2013).

4. Gunakan sikat gigi khusus untuk gigi berkawat. Biasanya bulunya lebih halus. Gunanya untuk membersihkan kotoran di sela-sela bracket.

Don'ts:
1. Jangan langsung menggigit makanan. Misalnya makan apel dari bentuknya yang masih utuh, karena bracket kawat gigi bisa lepas.

2. Jangan mengunyah makanan keras dan alot seperti keripik, kerupuk atau permen karet. Kunyahan gigi saat memakai behel tidak sempurna, jadi untuk mencegah bracket lepas dan tertelan, makanlah secara hati-hati.

3. Hindari mengonsumsi makanan yang berukuran bersar. Makanan sebaiknya dipotong-potong menjadi ukuran yang lebih kecil dan langsung masuk ke mulut.

4. Jangan mengutak-atik behel sendiri. Apabila ada bracket atau karet yang lepas, selama masih menyangkut pada wire (kawat memanjang yang menyambungkan bracket) sebaiknya dibiarkan saja hingga jadwal kontrol selanjutnya. Bila lepas di bagian ujung, simpan bracket di wadah bersih.




(hst/eny)