Kisah Sadis Wanita Poliandri yang Dipenjara 22 Tahun Usai Siksa Kekasihnya
Martina Esqueda menjadi sorotan di Amerika Serikat setelah terungkap menjalani kehidupan poliandri dan terlibat dalam kasus penyiksaan brutal terhadap salah satu kekasihnya. Wanita asal Ohio itu kini dijatuhi hukuman 22 tahun penjara.
Martina diketahui memiliki suami sah bernama Michael Esqueda. Namun di saat yang sama, ia juga tinggal serumah dengan lima pria lain yang merupakan kekasihnya, yakni Austyn McCellan, Aaron, Austin Bradshaw, Chance Johnston, dan David Cessna.
Kasus ini bermula pada Maret 2025 ketika Martina dan McCellan berusaha memisahkan dua anjing yang sedang bertengkar di rumah mereka. Dalam insiden itu, Martina mengalami patah lengan dan menuduh McCellan sebagai penyebabnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dipenuhi amarah, Martina kemudian memerintahkan para suami dan kekasih lainnya untuk membawa McCellan ke sebuah motel. Di tempat itu, korban disiksa selama 10 hari.
McCellan dipukul menggunakan tinju dan tongkat baseball hingga mengalami sejumlah patah tulang. Ia juga disebut kekurangan makanan dan tidur selama penyiksaan berlangsung.
Menurut polisi, Martina menjadi otak di balik aksi tersebut. Ia disebut memberi instruksi langsung kepada para pria lain untuk memukuli dan menyerang korban.
McCellan akhirnya berhasil lolos setelah beberapa hari kemudian setelah diizinkan pergi ke sebuah minimarket.
Kasus itu kemudian terungkap dan menyeret seluruh pelaku ke meja hijau. Selain Martina, beberapa pria yang terlibat juga telah lebih dulu dijatuhi hukuman penjara.
Dalam persidangan, Martina meminta keringanan hukuman dengan alasan memiliki masa kecil penuh kekerasan dan kurang kasih sayang. Namun hakim menolak pembelaan itu. Hakim Lori Olender menilai trauma masa lalu tidak bisa dijadikan alasan untuk menyakiti orang lain.
"Kasus ini benar-benar membuat pengadilan muak," ujar Hakim Lori Olender saat membacakan putusan, seperti dikutip dari Page Six.
Sementara itu, McCellan mengaku masih mengalami trauma mendalam akibat penyiksaan tersebut. Ia mengatakan dirinya masih sering dihantui mimpi buruk hingga kini.
(kik/kik)











































