ADVERTISEMENT

Viral Verificator

Viral Kisah Haru Peternak Puyuh 11 Tahun Nikah, Punya Anak dari Bayi Tabung

Gresnia Arela Febriani - wolipop Rabu, 27 Jul 2022 16:00 WIB
Foto dokter Benny dan Mahrus. Foto: Dok. pribadi @drbennyarifin. Foto dokter Benny dan Mahrus. Foto: Dok. pribadi @drbennyarifin.

Menurut dokter Benny, pasutri peternak puyuh itu tinggal di Desa Gajahrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Tengah. Sang pasutri memakai namanya sebagai nama anaknya, dr. Benny mengaku terharu.

"Saya cukup terkejut dan terharu bersamaan. Nggak menyangka bahwa sesaat setelah lahir langsung dimintain izin. Saya juga bersyukur Yang Maha Kuasa memberikan kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka," ungkap Dokter Benny.

Dokter yang mempunyai pengikut lebih dari 38,6 ribu di Instagram itu menuturkan pasien memulai program bayi tabung di Morula IVF Surabaya sejak Agustus 2021. Ia menceritakan perjalanan pasutri itu hingga dinyatakan positif.

"Pasien dapat 18 sel telur saat Ovum Pick Up, dan kemudian menjadi tersisa 3 Embryo yang bisa disimpan pada hari kelima. Usia 3-4 bulan. Setelah 9-10 tahun mencoba hamil belum berhasil. Usia sekarang 35-36 tahun. Ada kondisi PCOS dan sperma yg kurang optimal. Saat hamil sempat terkena COVID-19 dengan batuk pilek sesak," ujarnya.

Foto Dokter Benny bersama dengan asangan M . Mahrus Ali dan Khurin in.Foto Dokter Benny bersama dengan asangan M . Mahrus Ali dan Khurin in. Foto: Dok. pribadi @drbennyarifin.

Kata dokter Benny, calon ibu itu sempat positif COVID-19 selama satu minggu. "Diberikan obat supportif dan dipantau ketat kondisi ibu oleh suami dengan panduan dokter. Sempat flek-flek saat kehamilan dukungan suami sangat membantu," jelasnya.

Dokter Benny melanjutkan jika wanita yang dinyatakan PCOS bisa menjalani program kehamilan, "Bisa alami, inseminasi, atau bayi tabung. Tergantung seberapa lama, usia wanita, usia pria, kondisi sperma dan saluran telur," tuturnya.

Di akhir wawancara, dokter Benny menyebutkan bagi pasangan pejuang dua garis biru agar terus berusaha. "Jangan menyerah, tetap berdoa, berusaha, dan bersyukur. Jangan menunda terlalu lama untuk berusaha, semakin bertambah usia, kondisi kesuburan umumnya akan lebih menurun," pungkasnya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(gaf/eny)