Kisah Lengkap Wanita Ditinggal Suami dan Kini Asuh 8 Anak, Termasuk Anak Tiri

Gresnia Arela Febriani - wolipop Kamis, 14 Okt 2021 12:45 WIB
Foto: Dok. Tangkap layar akun TikTok @shuantravel. Foto: Dok. Tangkap layar akun TikTok @shuantravel.

Suami Indri Jatuh Sakit di Jakarta

Setelah satu tahun perjalanan pernikahannya dengan Bripka H.Nuri Susanto, pada Oktober 2020, sang suami berangkat dinas di Jakarta selama tiga minggu. Namun saat di Jakarta, Bripka Nuri jatuh sakit karena penyakit gula darahnya yang kambuh.

"Tapi masih bisa komunikasi beliau masih chat dan video call saya saat beliau sakit dan beliau berucap 'Ma aku sayang sama kamu tapi maaf aku masih cinta dengan almharhumah istriku,' aku jawab iya pa mama ngerti lalu almarhum bilang lagi 'ma aku cari ibu buat anak-anakku dan aku tahu kamu perempuan yang kuat dulu aja kamu bisa dan sekarang harus bisa'," tutur Indri yang menceritakan isi percakapannya.

"Terus aku bilang kok papa ngomong gitu. Waktu itu beliau berada di mess Mabes Polri di Jakarta dan saya di Tanah Bumbu (Kalimantan Selatan). Kami masih terus komunikasi, sampai 6 November 2020 pagi hari kami masih komunikasi. Setelah sore hari saya sama sekali tidak dapat menghubungi beliau lalu saya tanyakan ke salah satu anggota di sana kata anggota di sana 'bapak tidur Bu habis minum obat'," terangnya lagi.

Indri kemudian mendapat telepon bahwa suaminya mengalami koma dan pihak RS meminta izin untuk memasang alat di tubuh Bripka Nuri.

"Malam itu juga saya berangakt dari Tanah Bumbu ke Banjarmasin perjalanan tujuh jam menuju bandara karena mau ke Jakarta. Pagi harinya sampai di bandara Soekarno Hatta saya langsung ke RS Kramat jati di sana suami saya masih di ruang ICU. Tapi Alhamdulillah melewati masa koma. Lalu dokter bilang hasil swabnya negatif jadi bisa pindah ruang untuk yang non COVID-19," imbuhnya.

Indri pun merasa lega karena bisa bertemu suaminya dan komunikasi secara pelan-pelan. Pada saat itu sang suami memintanya jangan menangis dan menyebutnya sebagai wanita kuat.

"Dalam keadaan sangat tak berdaya beliau mengucapkan itu. Selama lima hari keadaan beliau membaik sampai hari ke-6 beliau bilang 'Ma jaga anak-anak jaga KAI (kakek) dan Nini (nenek) jaga keluarga di Batulicin'," kenang Indri yang hatinya bergetar.

Pada 12 November 2020, dokter menjelaskan jika suaminya mengalami gagal ginjal dan harus dicuci darah. Namun dokter kemudian menyampaikan bahwa keadaan suaminya melemah.

Indri pun minta izin dokter untuk membaca surah Yasin. Pada saat itu Indri berharap sang suami kembali sehat. Namun dia juga siap bila Allah SWT berkehendak suaminya menyusul almarhum istrinya ke surga.

"Sampai jam 12.00 WIB saya minta izin suami untuk turun ke bawah salat Dzuhur. Saat itu beliau di bawah alam sadar. Saya tidak ada melihat beliau lagi setelah itu karena juga jadwal dan menunggu informasi selanjutnya dari ruangan dan setelah salat Isya saya mendengar nama suami saya disebutkan lewat panggilan informasi dan di situ lah dimana saya harus mengikhlaskan beliau untuk selamanya," ujarnya lemas.

Indri pun kini hidup sendiri dengan terus memegang amanah dari sang suami tercinta yang luar biasa untuknya. Dia merawat delapan anaknya, termasuk empat di antaranya anak dari suami yang meninggal dunia.

Foto Indri dan Bripka H.Nuri Susanto.Foto Indri dan Bripka H.Nuri Susanto. Foto: Dok. pribadi Indri.

Indri Mengasuh Delapan Anak Sendirian

Indri pun berusaha ikhlas dan tetap melanjutkan hidup untuk ke delapan anaknya. "Iya saya mengasuh delapan anak, empat dari pernikahan mas Nuri dan istrinya, lalu empat anak kandung saya. Semua ikut saya karena mantan suami pun tidak bergitu bertanggung jawab terhadap anaknya," jelas Indri.

Agar bisa bertahan hidup, Indri mencari nafkah dengan menjadi supir travel. Indri pun bersyukur ia masih bisa bekerja untuk ke delapan sang anak. Indri sengaja memberikan nama Shuan Travel dari anaknya Nuri. Indri pun menyediakan jasa transportasi carter dan reguler antar kota. Kalsel, Kalteng, Kalbar, Kaltim dan juga jastip barang dan dokumen. Dia menjalani bisnis travel itu melalui akun Instagramnya @praanagam.

"Alhamdulillah almarhum meninggalkan barang yang bisa saya pakai untuk mencari nafkah. Selain pensiun dari almarhum, setiap bulan saya kerja menjadi driver travel. Saya bersyukur masih ada pensiun dari almarhum bisa bantu buat beli susu si kecil," ucapnya terharu.

Indri yang membagikan ceritanya di TikTok, mendapatkan dukungan dari warganet dan ikut mendoakannya. Ia pun terharu karena mendapatkan reaksi positif dari warganet.

"Alhamdulillah saya positif thinking saja dan berpikir baik setiap yang komen di TikTok saya apapun itu mau komen buruk sekalipun," ujarnya.

Di akhir wawancara, ia pun memberikan pesan bagi istri yang mengalami kisah yang serupa dengan dirinya,"Kita harus tabah tawakal ikhlas ibadah. Bila kita mencintai tulus walau kelak kita di tinggalkan olehnya tapi amanahnya tetaplah jadi amanah," pungkasnya.

Indri yang membuka jasa biro perjalanan.Indri yang membuka jasa biro perjalanan. Foto: Dok. pribadi Indri.
Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(gaf/eny)