Cerita Pasangan Suami Istri yang Dikira Ibu Anak karena Beda Usia 18 Tahun

Anggi Mayasari - wolipop Rabu, 21 Nov 2018 13:25 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa

Oregon - Menjalani hubungan dengan seseorang yang terpaut perbedaan usia cukup jauh terkadang mendapat kritik dari banyak orang. Seperti yang dialami oleh pasangan suami istri asal Amerika Serikat ini yang kerap dibilang sebagai ibu anak karena perbedaan usia mereka.

Cree Ingles yang berusia 49 tahun pertama kali bertemu pasangannya Aaron Johnson yang berusia 31 di gedung apartemen mereka. Lebih dari tujuh tahun lalu saat pertama kali bertemu, pasangan ini langsung akrab dan berbicara selama berjam-jam sebelum bertukar nomor dan Facebook.

Pasangan yang berasal dari Oregon, Amerika Serikat ini pun telah mengikat simpul janji suci pernikahan tahun lalu di bulan Oktober. "Kami bertemu karena kami tetangga. Aaron tinggal di lantai atas, tiga pintu turun dariku,"ungkap Cree seperti dilansir dari The Daily Star.



Cree menambahkan saat itu dirinya mengalami depresi dan tidak meninggalkan rumah selama berbulan-bulan. Suatu hari saat dirinya pergi ke luar mengunjungi tetangga yang tinggal di bawah Aaron, Cree melihatnya turun bersama pacarnya untuk mengantarnya ke bus.

"Ketika dia kembali, kami mulai berbicara dan akhirnya ngobrol selama berjam-jam. Kami bertukar nomor dan Facebook dan kembali ke rumah," terang Cree.

Cerita Pasangan Suami Istri yang Dikira Ibu Anak karena Beda Usia 18 TahunCree Ingles dan Aaron Johnson. Foto: Istimewa


Pasangan dengan perbedaan usia 18 tahun ini pun kerap mendapati kesalahpahaman orang-orang yang melihat mereka. Meskipun kedua keluarga mereka menerima hubungan perbedaan usia, Cree dan Aaron sering mendapatkan tatapan aneh dari orang di sekitar saat mereka tengah berjalan.

"Beberapa orang berasumsi bahwa saya ibunya, tetapi kami berdua segera memberi tahu mereka bahwa kami pasangan suami istri. Kami berada dalam situasi yang lucu karena orang-orang jadi malu setelah mengetahuinya, atau mereka bersikap kasar dan berhenti berbicara kepada kami setelah kami mengatakan kami pasangan. Itu benar-benar masalah mereka dan bukan masalah kita," ujar Cree.



Awalnya bagi Cree semua terasa aneh karena dirinya merasa semua orang menilainya. Tapi, kini mereka hanya menjalani hari dan tak khawatir tentang penilaian orang.

"Cinta adalah cinta. Cinta itu cukup sulit untuk ditemukan tanpa memberikan batasan pada cinta itu sendiri. Mereka perlu melihat ke dalam kehidupan mereka sendiri dan memperbaiki masalah mereka sebelum menilai orang lain," tuturnya. (agm/eny)