Ahok Akan Nikahi Wanita Lebih Muda, Ini Untung Ruginya Pernikahan Beda Usia

Kiki Oktaviani - wolipop Jumat, 07 Sep 2018 12:12 WIB
Foto: dok. Foto: dok.

Jakarta - Kabar Ahok akan menikahi wanita yang jauh lebih muda dari usianya cukup menghebohkan. Lantaran usia calon istri Ahok yang diketahui bernama Puput itu baru 21 tahun, sementara Ahok sudah menginjak usia 52. Menikah dengan pria yang beda usia 31 tahun ternyata ada untung ruginya. Ketahui untung ruginya menikah dengan pria lebih tua.

Keuntungan Nikahi Pria Lebih Tua

1. Finansial Stabil
Menikah dengan pasangan jauh lebih tua biasanya mereka sudah berada di titik finansial yang stabil bahkan makmur. Mereka sudah mengalami asam manis kehidupan lebih dulu darimu. Oleh karena itu, bukan hanya keamanan secara finansial yang terjamin jika kamu berkencan dengan pria yang jauh di atasmu, tapi juga aman secara emosional.

Baca Juga: 7 Pasangan yang Menggemparkan Karena Pernikahan Beda Usia

2. Lebih Berkomitmen
Pacaran dengan pria yang usianya sama atau hanya beda satu atau dua tahun biasanya kendala pada komitmen. Namun ketika bersama pria yang jauh lebih tua, mereka biasanya lebih dewasa dengan berani berkomitmen. Terlebih jika si pria sudah merasa cocok dengan si wanita, biasanya tak butuh waktu lama untuk segera meresmikan hubungan ke jenjang pernikahan. Seperti kasus cinta Ahok dan Briptu Puput. Dikabarkan hubungan mereka berkembang setelah perceraian Ahok pada April lalu. Keduanya pun dikabarkan akan menikah pada Januari 2019 setelah mantan gubernur DKI Jakarta itu keluar dari penjara.

3. Lebih 'Ngemong'
Pria yang seumuran dengan kamu biasanya punya ego yang sama tingginya denganmu. Karena sama-sama sulit meredam ego, biasanya masalah kecil bisa jadi besar. Berbeda dari pria yang lebih tua, biasanya mereka lebih bisa mengerti dan memanjakanmu atau istilah bahasa jawanya adalah ngemong.

Kerugian Nikahi Pria Lebih Tua

1. Sulit 'Nyambung' dalam Komunikasi
Pacaran dengan pria yang jauh lebih tua biasanya ada kendala di komunikasi. Mau komunikasi atau berbincang akan satu hal jadi sering nggak nyambung. Psikolog Zoya Amirin mengatakan bahwa pasangan yang beda usia yang terlampau jauh lebih tua jadi sulit untuk terkoneksi.

"14 tahun itu generasinya jauh berbeda. Pasangan beda usia itu kayak datang ke reunian yang tahunnya beda. Dia lagi sibuk ngomongin Bee Gees, sementara yang satu lagi ngomongin boyband, itu membuat orang susah mau connect," tutur Zoya mencontohkan.

Baca Juga: Riset: Beda Usia Terlalu Jauh dengan Pasangan Bisa Tingkatkan Risiko Cerai

2. Lamanya Proses Menyesuaikan Diri
Selama ini ada anggapan, hubungan akan jadi lebih menarik ketika pasangan memiliki perbedaan usia. Tapi menurut Zoya kalau perbedaan usia itu terlalu banyak, bisa membuat hubungan jadi lebih sulit. Kondisi itu membuat pasangan harus terus melakukan penyesuaian sepanjang usia hubungan mereka.

"Penyesuaian bukan kompromi. Tapi kompromi yang harus ada adjustment-nya. Misalnya komprominya sudah empat, adjustment-nya harus lima," kata Zoya.

3. Sulit Membangun Keintiman
Ketika hubungan percintaan mengarah ke hubungan yang lebih serius yaitu pernikahan, ada hal yang harus diperhatikan. Saat wanita sudah menikah dan memiliki perbedaan usia jauh dengan suaminya, dia akan sulit membangun keintiman. Zoya menjelaskan hal itu karena kebanyakan wanita setelah menikah akan semakin sibuk mulai mengurus pekerjaannya hingga anak.

Jika si wanita menikah dengan pria lebih muda, keintiman akan sulit terbangun jika sang suami ternyata masih kerap bersikap kekanak-kanakan. Sementara kalau si pria lebih tua, keintiman tak bisa didapatkan saat suami terlalu disibukkan dengan kariernya yang semakin menanjak atau justru mulai sering sakit. Semua hal itu bisa memicu keretakan dalam hubungan.




Tonton juga 'Ini Sosok Polwan yang Bikin Ahok Jatuh Hati':



(kik/kik)