5 Pesan Teks yang Menandakan Pria Incaran Tidak Serius Mendekati Anda

Hestianingsih - wolipop Selasa, 11 Okt 2016 20:16 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Berkirim pesan teks menjadi salah satu strategi untuk pendekatan cinta atau istilah populernya PDKT. Lewat bahasa tulisan, kita bisa tahu apakah seorang pria benar-benar tertarik dan serius mendekati atau sekadar iseng untuk membunuh waktu senggang.

Lima sinyal ini, bisa menandakan kalau sang pria incaran tak serius berhubungan dengan Anda. Ketika sudah terlihat dua atau tiga dari lima tanda ini, maka sebaiknya jangan buang waktu untuk mengiriminya pesan teks setiap hari karena mungkin saja di luar sana ada pria lain yang lebih menghargai keberadaan Anda.

1. Selalu Membicarakan Tentang Seks
Saat bertemu pertamakalinya, pria incaran terlihat seperti orang yang menyenangkan. Banyak berkelakar, obrolan pun mengalir dengan natural dan nyaman. Namun ketika chat online, si dia selalu berusaha mengarahkan obrolan ke hal-hal bernada seks? Bisa jadi memang hanya itu yang dia inginkan dari Anda.

Mengangkat seks sebagai topik obrolan memang bisa mencairkan suasana dan membuat obrolan tidak terlalu kaku. Tapi ketika dalam setiap pembicaraan selalu muncul topik seks bahkan menjurus ke sebuah ajakan, maka sudah saatnya Anda waspada dan mundur perlahan-lahan. Pria yang hanya menginginkan seks umumnya tidak berniat serius menjalin hubungan terutama ke jenjang pernikahan.

2. Mendadak Mengajak Bertemu
Percakapan di chat online berlangsung cukup intens dan sang pria incaran seakan memberi sinyal-sinyal untuk mengajak bertemu langsung. Tapi ketika Anda akhirnya memberanikan diri untuk menentukan tempat dan waktu yang pasti, ia menghindar dengan tidak membalas pesan teks seharian. Namun tiba-tiba dia mengirim teks di malam hari dan mengajak Anda bertemu saat itu juga.

Pria seperti ini sebenarnya (mungkin) tertarik pada Anda, tapi jelas dia tidak cukup tergerak untuk berusaha menemui Anda sedikit saja. Pria yang tidak mau berusaha untuk wanita yang disukainya, sebaiknya Anda tak perlu lagi menyimpan nomor teleponnya.

3. Selalu Punya Beribu Alasan
Setiap janji bertemu, dia akan menggunakan berbagai alasan untuk membatalkannya. Entah harus menjaga adik di rumah, lembur di kantor, harus membantu teman yang kesusahan atau sekadar malas keluar karena turun hujan. Hal itu sudah menjadi tanda besar bahwa pria yang Anda dekati tidak terlalu tertarik meneruskan proses PDKT ini. Sebaiknya hempaskan saja karena waktu Anda terlalu berharga untuk dihabiskan pada sesuatu yang tak jelas.

4. Hanya Membalas Teks dengan "Haha" atau "LOL"
Anda sudah bercerita panjang lebar, atau mengirimkan meme lucu agar bisa memulai obrolan dengannya, dan responnya hanya "Haha" atau "LOL"? Dua kata itu mungkin terlihat sebagai reaksi yang positif. Toh dia tidak mengabaikan teks dari Anda.

Tapi hanya membalas dengan cara seperti itu, menandakan kalau ia sudah malas berbincang dengan Anda. Dia tidak terlalu tertarik mendengar kisah atau berita apapun dari Anda dan ingin segera mengakhiri obrolan, tapi tidak ingin dicap arogan. Tapi itu bukanlah masalah besar. Anda masih selalu bisa berkenalan dengan pria lain yang lebih tertarik untuk berkomunikasi dengan Anda.

5. Perlu Waktu 'Seabad' Membalas Teks
Ketika seorang pria tertarik pada wanita, umumnya dia akan menunggu-nunggu pesan teks dari wanita tersebut dan langsung membalasnya. Bisa dibilang, maksimal pria akan membalas pesan teks dari wanita yang disukainya dua jam setelah menerima teks. Kecuali jika dia bekerja di luar ruangan, ponselnya rusak, atau sedang berada di tempat terpencil yang sulit sinyal.

Tapi ketika pria perlu waktu seharian, atau bahkan lebih dari sehari membalas pesan teks, bisa jadi karena dia memang kurang tertarik pada Anda. Di zaman serba mobile terutama di perkotaan, kecil kemungkinan orang membiarkan ponselnya 'menganggur' berjam-jam. Jika hanya terjadi sesekali, mungkin karena ia sedang ada rapat penting atau ponselnya tertinggal di rumah. Tapi jika setiap waktu terjadi hal yang sama, ini merupakan sinyal Anda sebaiknya tidak perlu mengindahkannya lagi. (hst/hst)