Online Shop Ini Sewakan Jasa Kekasih Virtual untuk Para Jomblo Kesepian

- wolipop Rabu, 15 Okt 2014 15:07 WIB
Dok. Thinkstock
Jakarta -

Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, apa pun kini bisa diperjualbelikan secara online, termasuk kekasih. Tentunya bukan kekasih dalam dunia nyata, melainkan 'kekasih virtual' di dunia maya.

Taobao, situs penjualan dan pelelangan asal China menyediakan jasa sewa kekasih bagi para jomblo yang kesepian. Dengan membayar biaya sebesar 20 yuan atau sekitar Rp 37 ribu per hari, Anda bisa menyewa pacar untuk mengobrol dan chat online yang akan membuat Anda merasa benar-benar jatuh cinta.

Servis kekasih virtual ini bervariasi, tidak terbatas pada mengobrol lewat telepon atau chat online saja. Tapi juga termasuk wake-up call, pesan teks dan pesan suara, hingga ucapan selamat malam. Sebagai online shop terbesar di China, Taobao memang bisa menjual produk apa saja yang dianggap memiliki nilai jual selama itu tidak ilegal.

"Mengagumkan sekali, dia berbagi kebahagiaan bersamaku dan membuatku senang ketika sedang sedih. Dia punya suara yang indah juga pintar. Aku sangat tidak ingin meninggalkannya," tulis seorang pengguna jasa kekasih virtual pada laman review situs tersebut.

Pengguna baik pria maupun wanita memang bisa memilih sendiri kekasih idealnya, atau yang biasa disebut dengan 'Miss Right' lewat smartphone mereka. Jurnalis CNN, Zhang Dayu pun sempat mencoba layanan virtual unik ini dengan menghubungi vendor Taobao.

"Dia menanyakan apakah saya punya pilihan tertentu (tentang gambaran kekasih ideal). Pilihannya ada 'doll-like girls' dan 'mature women', sementara untuk pengguna wanita bisa memilih tipe 'comforting man', 'funny lad', dan 'understanding uncle'," tulisnya seperti dikutip dari CNN.

Setelah memilih tipe kekasih ideal, ia kemudian dimintai nomor WeChat, aplikasi pesan teks singkat dengan 450 juta pengguna. Tidak lama setelah transaksi, pemilihan kekasih dan pencatatan nomor WeChat, tak perlu waktu lama untuk segera 'menikmati' layanan ini.

Nama kekasih virtual Zhang adalah Maopi. Lewat pesan suara, Maopi menjelaskan bahwa dirinya adalah seorang wanita dan bukan robot. Ia juga memperingatkan bahwa kekasih virtual tidak akan melayani percakapan yang bernada erotis. Maopi juga mengatakan bahwa ia adalah seorang mahasiswa jurusan desain, suka melukis dan benci buah nanas.

Kekasih virtual ini bisa membicarakan apa pun yang berkaitan dengan hobi dan kesukaan seperti makanan favorit, musik, hubungan asmara juga serial TV favorit. Namun meskipun sudah menjadi kekasih, Maopi tidak akan memberitahu tentang informasi pribadi, foto-foto maupun video chat.

Punya kekasih virtual mungkin dianggap kebanyakan orang merupakan perilaku yang tak lazim. Namun psikolog Paul Yin berpendapat, layanan ini justru bisa membantu pria dengan kepercayaan diri rendah agar lebih berani menemukan cinta sejatinya.

"Mereka (kekasih virtual) bisa meningkatkan rasa percaya diri dan merasa dicintai melalui pengalaman ini dan tidak ada risiko untuk menjadi frustasi atau mengalami kemunduran (dalam berhubungan asmara)," jelas Paul.

Maopi, sebagai pelaku kekasih virtual pun menyatakan bahwa orang-orang mendaftar untuk berbagai alasan. Beberapa dari mereka mengaku karena kesepian dan hanya ingin punya teman untuk mengobrol. Ada pula yang ingin menenangkan hati setelah putus cinta, dan beberapa sekadar karena penasaran dan ingin tahu.

"Tapi aku punya 'kekasih' yang cukup setia, yang mendaftar untuk beberapa bulan hanya karena ingin mengobrol denganku," tutur Maopi.

(hst/fer)