Intimate Interview

Cerita Inspiratif Kakak Adik Anak Mantan Bos Mitsubishi Indonesia (Bag. 1)

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 29 Sep 2019 09:17 WIB
Lala Gunaevy. Foto: Gresnia Arela/Wolipop Lala Gunaevy. Foto: Gresnia Arela/Wolipop

Jakarta - Ratih dan Lala Gunaevy dikenal sebagai anak dari mantan pendiri perusahaan distributor resmi Mitsubishi di Indonesia. Di balik kesuksesan orangtuanya, kakak adik ini punya kisah sendiri yang menginspirasi.

Wolipop berkesempatan berbincang dengan Ratih dan Lala Gunaevy saat keduanya memperkenalkan villa keluarga mereka di Mega Mendung, Bogor, baru-baru ini. Baik Ratih maupun Lala memiliki kisah inspiratifnya masing-masing. Bagian pertama dari artikel ini memuat wawancara Wolipop dengan Lala Gunaevy.

Cerita Lala Gunaevy

Wanita bernama lengkap Retno Dewi Sukma Komala atau akbrab disapa Lala Gunaevy Belkady ini berhasil masuk 100 pengusaha wanita sukses di Indonesia versi majalah ekonomi terkemuka pada 2011. Saat membuka percakapan dengan Wolipop, Lala mengatakan saat ini ia sedang fokus mengurus putri kecilnya sambil bekerja.

Lala yang selama berbincang-bincang selalu tersenyum itu mengatakan saat ini ia turut serta meneruskan perusahaan orangtuanya Gunaevy Djajasasmita dan Joya Gunaevy. Ayahnya Gunaevy Djajasamita merupakan pendiri PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi Mitsubishi di Indonesia. Lala merupakan anak terakhir dari tiga orang bersaudara.

"Saya ikut dengan company orangtua saya di PT Prabu Jaya Persada. Terus saya juga punya company sendiri sama suami saya, Dris Belkady. Kita punya company di bidang trading dan mining di daerah Timor. Kita juga masukin produk dari Rusia dalam PT. Actok Indonesia Jaya, berupa fire suppression adalah teknologi dalam mencegah kebakaran sebelum kebakaran itu terjadi," demikian kata Lala saat membuka perbincangannya dengan Wolipop di Grand Opening Villa Puri Joya, Mega Mendung, Bogor, Rabu (25/9/2019).

Lala Gunaevy dan suami, Dris Belkady serta putri mereka.Lala Gunaevy dan suami, Dris Belkady serta putri mereka. Foto: Instagram

Wanita yang lahir pada 30 April 1979 ini ternyata tidak besar di Indonesia. Selama 17 tahun dia tinggal di berbagai negara di Eropa mulai dari Swiss, Italia, dan Inggris. Dia pun mengaku sempat merasa kesulitan ketika menjalani aktivitas di Indonesia. Dan saat memulai bisnis di Indonesia, perjalanan Lala tidak semulus seperti yang ia harapkan.

"Saya pernah mengalami down banget saat pertama kali saya kembali lagi ke Indonesia pada 2008. Saya mulai bisnis jewelry, waktu itu saya mendapat problem dengan partner bisnis saya dan mencari uang itu tidak gampang," jelas Lala.

Wanita lulusan dari Swiss Boarding School atau Institut Le Rosey, Swiss ini kemudian menceritakan awal mula ia membangun bisnis di Indonesia bersama suaminya, Dris Belkady. Bisnis itu dimulai mereka tanpa bantuan siapapun.

"Awal saya dan suami bikin bisnis, saya bilang ini bisnis kita berdua dan nggak pakai bantuan siapa pun. Dan membangun dari awal, dari bawah banget, mesti membuat bisnis ini maju sendiri, mencari duit itu sulit, kita mesti main ke A-B-C-D, ke pemerintahan dan itu ternyata tidak gampang. Jadi, kita belajar dan bisa lebih dewasa seperti sekarang," kata ibu satu anak itu.

Cerita Inspiratif Kakak Adik Anak Mantan Bos Mitsubishi Indonesia (Bag. 1)Lala Gunaevy. Foto: Gresnia Arela/Wolipop



Perkenalan dengan Dunia Otomotif

Pelajaran berharga juga didapatnya saat bekerja bersama ayahnya. Meski sang ayah adalah bos perusahaan ternama, dia justru memulai kariernya dari bawah.

"Saya awalnya pernah kerja sama bapak sebagai dealer bagian sales penjualan truk mobil dan lain-lain," ungkapnya.

Dengan penuh canda, Lala pu mengenang pengalaman pertamanya saat bekerja di perusahaan sang ayah.

"Dunia permobilan itu kan semuanya laki-laki. Terus tiba-tiba saya datang tahun 2018, saya belajar dari awal dan bawah banget. Saya pelajarin mobil, bagian bongkar mesin, mana saya nggak ngerti bagian beginian, mana ini adalah perusahaan orangtua saya sendiri, saya belajar nekat aja sebenarnya," tuturnya.

Lala yang sudah mempunyai rekan bisnis sebelumnya, kemudian memanfaatkan jejaringnya itu untuk memperluas bisnis di dunia mobil yang saat itu ia tekuni. Saat bertemu dengan klien pertamanya, Lala menceritakan ia mengajak marketing senior yang ada di perusahaan ayahnya untuk mendampinginya saat memperkenalkan produk.

"Tapi tidak tahu kenapa, saya kan sudah punya banyak koneksi, dan modal nekat aja, waktu itu ada ibu-ibu bisnis minyak, saya tawarin aja langsung, "Ayo dong beli truk sama saya aja?" ucap Lala sambil memeragakan bagaimana kenekatannya saat itu menawarkan truk Mitsubishi pada kliennya.

Setelah berhasil meneruskan perusahaan sang ayah, Lala mulai bertahap menjual produk berupa truk. "Dalam kurun waktu sebulan saya jual lima truk, lama-lama mulai dari 10 truk, 20 truk, terus 50 truk lho!" katanya.

Lala kemudian membuktikan kepada keluarganya bahwa wanita juga bisa disetarakan dalam dunia kerja yang didominasi kaum laki-laki. Dia pun berpesan pada para wanita di Indonesia harus berani, mandiri dan juga bekerja keras.



Simak Video "Fitria Manalu, Tetap Semangat di Tengah Keterbatasan"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)