Resign dari Pekerjaan, Wanita Ini Raup Rp 8,4 M/Bulan Berkat Bisnis Teh

Anggi Mayasari - wolipop Minggu, 02 Des 2018 15:20 WIB
Foto: Anggi Mayasari/Wolipop Foto: Anggi Mayasari/Wolipop

Jakarta -

Di usia yang masih sangat muda, wanita asal Australia ini sukses membangun bisnis teh. Memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya meski ditentang oleh orangtua, ia pun membuktikan kesuksesan bisnisnya dengan meraih pendapatan miliaran rupiah per bulan.

Gretta Rose van Riel memulai bisnis e-commerce teh Skinny Me Tea pada 2012 saat usianya masih 22 tahun. Enam bulan menciptakan bisnis teh yang bisa mendetoks racun tubuh, Gretta mampu menghasilkan USD 600 ribu atau Rp 8,4 miliar per bulan.

Gretta awalnya memulai Skinny Me Tea dengan bermodalkan USD 24 atau Rp 336 ribu, uang yang ada di akun banknya. Saat memulai bisnisnya itu, ia pun sudah bekerja di sebuah agensi media di Melbourne.

"Aku sangat menyukai teh dan detoks, jadi aku membuat teh racikanku dan teman-temanku ingin mencoba tehku, banyak kolegaku juga ingin mencoba tehku, dan itu mengapa aku hanya mempunyai 24 dolar di bank karena aku membuat teh gratis untuk banyak orang," ungkap Gretta saat ditemui Wolipop di acara Resonation di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (30/11/2018).

Wanita berambut pirang ini kemudian mulai membangun toko online dan juga memasarkan produknya melalui Instagram. Meskipun tak ada latar belakang bisnis, Gretta meyakini untuk tetap melakukan apa yang ia sukai.

Gretta van Rose saat berbicara di Resonation. Ia berhenti dari pekerjaan lamanya demi berbisnis teh.Gretta van Rose saat berbicara di Resonation. Ia berhenti dari pekerjaan lamanya demi berbisnis teh. (Foto: Anggi Mayasari/Wolipop)


"Kamu tahu apa cara termudah untuk menjual barang? Aku mendapatkan banyak pesan untuk membuat online store dan waktu itu aku tidak tahu apa itu e-commerce. Aku cari di Google dan mencari tahu bagaimana cara membuat online store," terang Gretta.

"Aku tidak tahu kalau Instagram itu mulai populer sejak 2012, jadi aku membangun audiens dan konsumen potensialku di Instagram juga. Aku dapat penghasilan dari penjualan, tapi aku belum berani berhenti dari pekerjaan," imbuh Gretta.

Hingga akhirnya karena setiap hari harus mengatur waktu untuk pekerjaan dan bisnisnya, Gretta memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya dan berfokus pada bisnisnya. Keputusannya itu pun ditentang oleh orangtua dan teman-temannya.

"Semua temanku dan orangtuaku bilang jangan gila, jangan bodoh, jangan berhenti dari pekerjaan, itu tidak semuanya akan baik. Aku tidak mendengarnya dan aku tetap berhenti dari pekerjaan," tutur Gretta.

Perusahaan Skinny Me Tea milik Gretta tumbuh pesat dalam enam bulan. Ia pun mengungkapkan mendapatkan 20 ribu pemesanan sebulan hingga menghasilkan pendapatan Rp 8,4 miliar per bulan.

"Saya terus melakukan bisnis ini dan percaya pada Tuhan, dan mengikuti instingku bahwa setiap orang yang ada di lingkungan masyarakat itu menantangmu untuk melakukan hal yang penting dan yang kamu sukai," ujar Gretta.

Bisnisnya itu pun mengantarkan Gretta masuk dalam pengusaha muda sukses versi Forbes 30 under 30. Hanya dalam lima tahun, Skinny Me Tea terjual lebih dari 11 juta teh ke seluruh dunia dan membuatnya memenangkan Shopify Build A Business Competition pada 2013.

Tak hanya itu, Gretta juga membuat The 5th Watch, yang meraih USD 1 juta dalam satu hari penjualan dengan keuntungan mencapai USD 100 ribu. Kini, Gretta juga sedang menjalankan usaha lainnya, yaitu Hey Influencers, yang membantu memberikan jaringan dan membangun hubungan antar brand dengan para influencers di media sosial.





(dtg/dtg)