Viral Verificator
Modal Rp 100 Juta Tanpa Arsitek, Rumah Mezzanine Wanita Depok Ini Viral
Punya rumah impian di lahan terbatas dengan budget minimal bukan lagi sekadar angan-angan. Di tengah tren rumah compact dan gaya industrial, konsep rumah mezzanine muncul sebagai solusi untuk memaksimalkan fungsi ruang tanpa menguras kantong.
Seperti video yang menginspirasi dari akun Instagram @cerita.rumahhh ini, kamu bisa membangun tempat tinggal yang nyaman, fungsional, dan estetis, bahkan dengan modal awal di kisaran budget Rp 100 Juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kunci utama dari efisiensi biaya dan estetika rumah ini terletak pada gaya desain industrial. Alih-alih menyembunyikan material asli, rumah ini membiarkan elemen strukturalnya terekspos,seperti dinding beton exposed tanpa finishing cat yang rumit dan plafon dari atap logam gelombang.
Pendekatan ini secara signifikan memangkas biaya tukang dan material finishing, sekaligus menciptakan karakter ruang yang unik, modern, dan berani. Sentuhan perabotan kayu di area dapur dan tangga memberikan kontras yang manis, mencegah suasana rumah terasa terlalu dingin atau kaku.
Rumah mezzanine industrial Rp 100 Juta tanpa arsitek ini maksimalkan pencahayaan alami di lahan 49m2, buat hunian hemat listrik, estetis dan terasa lapang. Foto: Dok. Instagram @cerita.rumahhh. |
Selain estetika, desain rumah ini juga memanfaatkan pencahayaan alami. Meskipun luas bangunannya terbatas, interior rumah terasa terang dan lapang berkat jendela kaca besar dan pintu sliding kaca yang diletakkan secara strategis.
Sinar matahari pagi leluasa masuk ke setiap sudut ruang dapur dan area tangga, yang tidak hanya membuat rumah terasa lebih sehat dan luas,tetapi juga memberikan penghematan listrik yang signifikan karena lampu tidak perlu menyala di siang hari.
Rumah mezzanine industrial Rp 100 Juta tanpa arsitek ini maksimalkan pencahayaan alami di lahan 49m2, buat hunian hemat listrik, estetis dan terasa lapang. Foto: Dok. Instagram @cerita.rumahhh. |
Tanpa perlu menyewa jasa arsitek, pembagian tata ruang rumah ini dirancang dengan efektif pada lahan berukuran lebar 3,7 meter dan panjang 9 meter. Dengan total luas bangunan sekitar 49 meter persegi untuk area atas dan bawah, lantai dasar difokuskan untuk area publik dan fungsional, yaitu ruang tamu berukuran 3,5 4 meter, dapur semen ekspos seluas 2,3x5 meter, serta kamar mandi berukuran 1,2x3 meter.
Pemanfaatan lantai dua berkonsep mezzanine seluas 3,5x5 meter yang dibangun tepat di atas area dapur dan kamar mandi menjadi kunci utama efisiensi ruang. Untuk menghemat biaya sekaligus menjaga keamanan, tangga menuju mezzanine menggunakan struktur beton simpel yang dipadukan dengan railing besi jaring-jaring berdesain minimalis. Hanya dengan total pengeluaran sekitar Rp 90 hingga Rp 100 Juta, hunian ini membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukan halangan untuk mewujudkan rumah impian yang estetis, lapang dan fungsional.
Konfirmasi Wolipop
Rumah mezzanine industrial Rp 100 Juta tanpa arsitek ini maksimalkan pencahayaan alami di lahan 49m2, buat hunian hemat listrik, estetis dan terasa lapang. Foto: Dok. Instagram @cerita.rumahhh. |
Wolipop mewawancarai sang pemilik rumah, Syifani Handani (27 tahun), atau yang akrab disapa Syifa. Ibu rumah tangga sekaligus konten kreator asal Depok ini menceritakan kisah haru di balik pembangunan rumah impian bersama sang suami.
"Dulu niatnya cuma mau mengabadikan momen-momen saat membangun rumah, karena rumah ini kami bangun dari nol dengan hasil kerja keras kita berdua (aku dan suami). Jadi setiap prosesnya kami abadikan, sebagai bentuk bangga dan pencapaian kami berdua," ujar Syifa kepada Wolipop.
Syifa mengungkapkan bahwa ide membagikan inspirasi ini muncul setelah teman-temannya memberikan respons positif.
"Sampai ada teman yang bilang ingin bangun rumah yang sama seperti kami. Dari situ kami putuskan untuk buat akun Instagram @cerita.rumahhh. Harapannya semoga lebih banyak orang yang terinspirasi dan termotivasi bahwa dengan uang Rp 100 Juta bisa jadi rumah," jelasnya.
Rumah mezzanine industrial Rp 100 Juta tanpa arsitek ini maksimalkan pencahayaan alami di lahan 49m2, buat hunian hemat listrik, estetis dan terasa lapang. Foto: Dok. Instagram @cerita.rumahhh. |
Proses pembangunan rumah ini tergolong cepat. Syifa mulai membangun pada awal Desember 2025 dan selesai di awal Februari 2026, lalu langsung ditempati. Untuk penataan interiornya sendiri dilakukan secara bertahap.
Melihat hasil akhir rumah yang sesuai ekspektasi dengan modal berkisar Rp 90 hingga Rp 100 Juta, Syifa tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.
"Saat rumah jadi, rasanya senang dan lega. Akhirnya rumah yang selama ini kita bayangkan bisa terwujud. Hasilnya sesuai dengan ekspektasi kami," ungkap Syifa.
(gaf/eny)















































