Banyak orang percaya bahwa kebiasaan mencabut dan menyambungkan kembali (cabut-colok) dispenser bisa menghemat listrik. Cara ini kerap dianggap sederhana, namun efektif untuk menekan tagihan bulanan.
Namun, benarkah metode tersebut benar-benar memberikan bisa menekan tagihan listrik? Atau justru ada hal lain yang perlu diperhatikan agar penggunaan dispenser lebih efisien?
Melansir situs resmi Sanken, mencabut-pasang kabel justru membuat elemen pemanas (heater) bekerja dari titik nol setiap kali dinyalakan. Saat dicolok kembali, akan terjadi proses menaikkan suhu dari suhu ruangan ke 90°C membutuhkan tarikan daya listrik (surge) yang sangat besar. Alhasil, konsumsi listrik menjadi lebih besar dan penggunaan energi pun tidak efisien.
Cara Efektif Hemat Listrik Dispenser
Cara efektif untuk menghemat listrik dispenser adalah dengan mematikan fitur pemanas atau pendingin saat tidak digunakan, seperti di malam hari atau saat bepergian. Selain itu, pastikan kebersihan dispenser tetap terjaga, termasuk membersihkan bagian kondensor di belakang agar mesin tidak bekerja terlalu keras.
Tak hanya itu, memilih dispenser dengan fitur Eco Sensor juga bisa membantu menekan konsumsi listrik. Sebab secara teknis, konsumsi listrik tertinggi pada dispenser terjadi saat proses memanaskan air dari suhu normal ke suhu maksimal. Karena itu, menjaga kestabilan suhu di dalam tangki dengan bantuan fitur hemat energi jauh lebih efisien dibandingkan membiarkannya bekerja terus-menerus selama 24 jam.
Selain pengaturan operasional, langkah praktis lainnya adalah meletakkan dispenser di tempat yang sejuk dengan sirkulasi udara yang baik agar pelepasan panas mesin tidak terhambat. Jika diletakkan di area sempit atau terpapar sinar matahari langsung, mesin pendingin akan bekerja lebih berat dan mengonsumsi daya lebih besar.
Beralih ke Dispenser Hemat Listrik
Selain cara di atas, memilih dispenser dengan teknologi Duo Gallon atau Compro juga bisa menjadi solusi. Pasalnya, dispenser ini dirancang lebih efisien dalam menjaga suhu tanpa perlu sering menyalakan elemen pemanas.
Anda juga bisa mempertimbangkan menggunakan dispenser yang dirancang hemat energi serta dilengkapi fitur modern guna mendukung penggunaan sehari-hari yang lebih praktis dan nyaman.
Salah satu opsi dispenser yang bisa diandalkan adalah SANKEN Dispenser Infinite Series dengan fitur Eco Sensor yang mampu mendeteksi level cahaya di ruangan. Saat cahaya ruangan redup atau gelap, fitur pemanas dan pendingin otomatis akan menjadi nonaktif sehingga bisa menghemat listrik 50 persen.
SANKEN Dispenser Infinite Series juga hadir dengan full 3 Stainless Steel Water Tank yang memisahkan air dingin, panas dan normal. Teknologi ini membuat air minum menjadi lebih bersih dan steril dengan bantuan UV Sterilizer. Hadirnya fitur Indirect Water Heater juga membuat pemanasan air juga lebih steril.
Adapula SANKEN Water Dispenser Portable HWN-K10 atau HWN-K13 merupakan Dispenser Top Loading dengan dua keran, yaitu air panas dan normal. Dispenser HWN-K10 dilengkapi IC Cool Technology, yakni sistem pendinginan yang mampu mempercepat proses pendinginan air sekaligus mengoptimalkan penggunaan energi. Teknologi ini membuat air dingin tersedia lebih cepat, namun tetap efisien dan hemat listrik.
Sementara itu, SANKEN HWN-K13 dirancang dengan konsumsi daya yang rendah, yakni 170/350 watt sehingga tidak membebani tagihan listrik. Pada mode 170 watt, pemanasan bekerja lebih pelan dan hemat listrik, sementara pada mode 350 watt, perangkat bisa memanaskan air lebih cepat karena daya yang digunakan lebih besar. Pengguna bisa memilih tingkat daya panas sesuai kebutuhan.
Simak Video "Sanken Raih Penghargaan Pelopor Inovasi Kesehatan di Industri Home Appliances Lokal"
(anl/ega)