ADVERTISEMENT

Viral Rumah Ditutupi Pagar Tinggi, Diintip Isinya Bikin Netizen Takjub

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 27 Sep 2021 09:30 WIB
Rumah viral di Lombok. Foto: Dok. pribadi Qorry. Rumah viral di Lombok. Foto: Dok. pribadi Qorry.

Alasan Pasang Pagar Kayu Tinggi

Pria yang berusia 22 tahun itu mengungkapkan alasan keluarganya memasang pagar kayu yang hampir 3 meter di rumahnya. Dia melakukan itu agar tanaman hias ibunya aman terjaga.

"Alasan utama ya tentang keamanan ya terutama menghindari bunga emak saya dicolong. Kemudian karena rumah kami bertepatan di depan jalan raya jadi bisa untuk menghalangi masuknya debu ke rumah," jelasnya kepada Wolipop (22/9/2021).

Selain itu Qorry menuturkan untuk menjaga privasi ketika berada di dalam rumah. "Alasan lainnya itu untuk menjaga privasi ketika melakukan aktivitas di halaman rumah. Contohnya seperti olahraga, terutama emak saya kan hijabers. Jadi kalau olahraga atau bersih-bersih rumah nggak baik dilihat orang soalnya pasti lepas jilbab kalau di rumah," katanya.

Desain rumah dengan pagar kayu tinggi di Lombok.Isi dalam desain rumah dengan pagar kayu tinggi di Lombok. Foto: Dok. pribadi Qorry.

Desain Rumah Qorry

Menurut Qorry awalnya rumah beraksen batu, karena pada tahun 2018 Lombok mengalami gempa, akhirnya rumahnya ada retakan. Alhasil keluarganya mengubah struktur rumah sesuai saran pemerintah NTB yaitu membangun rumah kayu tahan gempa.

"Dan setelah riset masalah konsep, akhirnya ketemu lah konsep rumah kayu modern seperti vila-vila gitu walaupun nggak sebagus vila yang kayak di Bali, Batu or di Puncak gitu. Ya gitu lah yang penting kita yang tinggal bersyukur dan merasa nyaman lahh," sautnya.

Di akhir wawancara ia merasa senang ketika membaca komentar warganet di akun TikToknya. Dan membantah jika keluarganya tak mau bersosialisasi dengan tetangga sekitar.

"Alhamdulillah banyak banget positif comment terutama netizen yang mendambakan bentuk rumah tersebut. Tapi di balik itu ada beberapa komentar komentar kritikan atau negatif. Terkait masalah tingginya pagar rumah kami itu menandakan kalau kami tidak mau bersosialisasi dengan tetangga. Tapi aku bacanya sambil senyum aja karena mereka yang komen negatif gitu yaa nggak tahu apa yang sebenarnya terjadi," tutup Qorry.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(gaf/eny)