Cara agar Milenial Nggak Jadi Anak Kos Abadi

Abu Ubaidillah - wolipop Jumat, 11 Des 2020 15:05 WIB
beli rumah Foto: shutterstock
Jakarta -

Banyak yang bilang generasi milenial merupakan generasi yang melek digital, namun minim literasi finansial. Bahkan, tak jarang milenial disebut sulit untuk memiliki rumah karena gaya hidupnya yang terlalu konsumtif.

Jika tujuan untuk memiliki rumah sendiri masih dinomorduakan, maka tak mungkin kaum milenial bakal terus-terusan ngekos atau ngontrak. Sebab setiap tahun harga tanah dan bangunan kian meningkat, apalagi di daerah bernilai investasi tinggi.

Kini memiliki rumah idaman bagi para milenial bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Dengan memiliki perencanaan yang baik, maka impian memiliki rumah idaman dapat terwujud. Tips yang dilansir dari chase.com berikut ini dapat membantu kaum milenial dalam perencanaan keuangan guna memiliki rumah idaman.

1. Lunasi Cicilan atau Tagihan

Langkah pertama untuk mewujudkan keinginan membeli rumah adalah dengan melunasi tagihan yang ada. Tujuannya agar nanti pemberi kredit mempercayai anda sebagai kreditur yang tepat waktu membayar tagihan.

Tagihan yang lewat jatuh tempo juga akan menjadi catatan pemberi pinjaman. Oleh karena itu, segera lunasi cicilan atau tagihan dan jangan sampai memiliki tagihan yang lewat jatuh tempo pembayaran.

2. Mulai Menabung

Mulailah rajin menabung untuk pembayaran uang muka rumah. Menabung dan sabar memang sulit, namun dengan melakukannya, maka memiliki uang yang cukup untuk membayar DP rumah dapat segera tercapai.

Selagi menabung, anda juga bisa mempelajari pasar, perhatikan harga rumah di area yang diminati dan berapa harga jualnya. Sesuaikan dengan pendapatan bulanan anda.

3. Beli Rumah Minimalis

Membeli rumah minimalis menjadi tren populer di kalangan milenial, terutama bagi yang baru pertama kali membeli. Rumah mewah kadang memiliki ruangan ekstra yang dianggap tidak perlu oleh banyak milenial.

Selain itu, rumah minimalis juga kerap memiliki tagihan listrik yang lebih rendah, serta biaya perawatan dan perbaikan rumah yang lebih kecil. Rumah minimalis bisa menjadi pilihan tepat bagi yang ingin pindah dari anak kos jadi anak rumahan.

4. Pilih Lokasi Terjangkau

Lokasi juga menentukan harga rumah, semakin berkembang suatu lokasi, semakin mahal pula harga rumah di lokasi tersebut. Jangan pula terpaku pada satu lokasi saja, namun pertimbangkan beberapa area yang memungkinkan.

Anda juga dapat memperluas pencarian rumah ke lingkungan yang belum pernah dipertimbangkan sebelumnya. Tentukan apakah harganya terjangkau, namun terus meningkat? Bila iya, anda mungkin telah menemukan lokasi yang berpotensi memiliki nilai investasi tinggi.

Nah, itulah beberapa hal yang harus diperhatikan milenial saat ingin memiliki rumah. Soal biaya yang masih dianggap tinggi tak usah khawatir, sebab terdapat banyak bank yang menawarkan fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah (KPR).

"Dengan terus meningkatnya harga rumah dan properti, pemanfaatan fasilitas KPR menjadi solusi yang optimal bagi milenial yang ingin segera memiliki rumah. Fasilitas KPR yang ditawarkan oleh Bank juga biasanya dilengkapi dengan pilihan tenor dan cicilan yang fleksibel, tingkat bunga yang kompetitif, serta kemudahan dan manfaat lainnya. Selain itu dengan membeli properti sejak dini juga menjadi investasi yang menarik dan relatif aman bagi kaum milenial," kata Consumer Business Head Bank Danamon, Lanny Hendra.



Simak Video " Ma Dong Seok Ungkap Rasa Bahagianya Debut Hollywood Lewat 'Eternals'"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)