Viral Video Pria Hancurkan Apartemen yang Dibelinya karena Kurang Mewah

Eny Kartikawati - wolipop Jumat, 19 Apr 2019 06:55 WIB
Pria viral hancurkan apartemennya karena kurang mewah. Foto: Dok. YouTube Pria viral hancurkan apartemennya karena kurang mewah. Foto: Dok. YouTube

Kuala Lumpur - Pria Malaysia ini viral karena aksinya marah-marah sambil menghancurkan apartemen miliknya sendiri. Penyebabnya hanya karena apartemen tersebut kurang mewah.

Pria yang tak diketahui namanya itu menjadi viral setelah videonya menghancurkan apartemennya sendiri diunggah ke Facebook. Dia kecewa berat karena apartemen yang dibelinya seharga 2 juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 6,8 miliar tidak sesuai ekspektasinya.

Dalam video yang viral terlihat pria tua berkacamata itu mengajak seorang wanita dan beberapa pria berkeliling unit apartemen yang dibelinya. Si pria kemudian menunjukkan bagian-bagian di apartemen yang menurutnya sangat mengecewakan tidak sesuai dengan yang dijanjikan bahwa kondominium tersebut hadir memberikan kemewahan.



Si pria tampak menandai lantai apartemen yang dipasang keramik namun dalam kondisi retak. Dia memberikan tanda dengan pilox merah. Ada banyak lantai yang menurutnya retak ditandai dengan pilox merah.

Kemarahan si pria semakin menjadi saat melihat kursi dan meja yang ada di samping tempat tidur. "Ini bukanlah kemewahan," katanya sambil menggebrak meja. Dia kemudian melempar kursi ke dinding apartemen.

[Gambas:Youtube]


Pria tersebut juga tidak puas dengan sofa yang ada di apartemen. "Kalian menjual ini sebagai apartemen mewah, gaya hidup luar biasa, tapi kalian memberikan sofa ini. Apakah sofa ini mewah, tanpa cela," ujarnya sambil menyemprotkan pilox merah ke sofa.

Video berikutnya memperlihatkan kemarahan pria itu yang memuncak. Memakai helm dan kacamata pelindung mata, dia mengambil palu berukuran besar kemudian menghancurkan meja kaca. Menggunakan palu yang sama, dia juga menghancurkan lantai marmer yang sebelumnya disebutnya sudah retak. "Aku tidak ingin kalian membayarku, aku tidak menyukainya," ujarnya.

Developer yang membangun apartemen tersebut Tropicana Corporation Berhard, menyampaikan klarifikasinya terkait video pria yang marah-marah tersebut. Menurut mereka, pria tersebut sebelumnya sudah meminta kompensasi uang atas pembelian apartemen di kawasan Kuala Lumpur City Centre (KLCC) itu.

"Dia sudah mengancam akan menghancurkan reputasi Tropicana jika kami tidak memenuhi permintaannya. Sekarang kami menolak bernegosiasi pada individu seperti ini, yang dengan jelas melakukan tindakan jahat pada kami. Ini jelas tindakan untuk mendapatkan keuntungan," ujar pihak developer.



(eny/eny)