Foto: Inspirasi Batik Sakura & Rumah Joglo di Desain Interior Kamar Hotel

Daniel Ngantung - wolipop Jumat, 16 Sep 2016 12:33 WIB
Foto: Daniel Ngantung/Wolipop Foto: Daniel Ngantung/Wolipop

Jakarta - Anita Boentarman menjadi salah seorang desainer interior yang ambil bagian dalam pameran 'The Colours of Indonesia 2016: Hotel No.12' di Atrium Senayan City, 15-24 September. Bersama 11 rekannya dari ID12, Anita unjuk kebolehan mendesain instalasi sebuah hotel modern bernuansa Indonesia. Kebagian mendesain bedroom suite, ia menengok batik sakura dan rumah joglo sebagai inspirasi.

Wanita yang mendalami ilmu interior di New England School of Art & Design, Boston, AS, ini menamai karyanya 'Sokoguru Bedroom Suite'. Diungkapkan Anita, Sokoguru merupakan filosofi dari konstruksi utama rumah adat Jawa atau dikenal rumah joglo. "Saya mengimplementasikannya pada empat pilar tempat tidur yang menopang atapnya yang berbentuk tumpang sari," ungkap Anita kepada Wolipop, Kamis (15/9/2016).


Tempat tidur yang dilengkapi tirai tersebut menjadi pusat perhatian di kamar yang sarat dengan elemen kayu berluas 5x5 meter itu. Namun joglo bukan satu-satunya elemen Indonesia yang mengilhami Anita. Untuk memberi sentuhan Indonesia dalam konsep yang kekinian, ia juga memakai kain batik sakura dalam palet monokrom sebagai panel yang menghiasi dinding kamar.



Anita mengungkapkan, Indonesia pada zaman penjajahan Jepang di era 1940an mengalami kemajuan seni budaya. Banyak budaya Jepang yang berasimilasi dengan budaya Indonesia sehingga menghasilkan karya seni yang unik, seperti batik hokokai yang salah satunya adalah batik sakura.

Tidak hanya sebagai panel, motif batik sakura juga hadir pada ukiran partisi yang memisahkan kamar tidur dan kamar mandi. "Ini sangat sesuai dengan konsep saya, yaitu mendesain kamar yang bernuansa Indonesia namun tetap ada pengaruh dari budaya luar. Kolaborasi ini menghasilkan sesuatu yang surprise," ujar Anita.



Menurutnya, menghadirkan kejutan dalam sebuah desain adalah kunci utama saat mendesain sebuah hotel. Pasalnya, tamu memiliki ekspetasi lebih pada hotel. Mereka menginginkan pengalaman yang spesial melalui ide dan desain baru, yang tidak pernah ditemukan di rumah. "Apalagi untuk kamar hotel sebagai tempat istirahat. Selain indah dan nyaman, fungsinya juga harus diperhatikan," ungkap Anita.

Ia mendedikasikan bedroom suite ini untuk para honeymooners atau pasangan yang sedang berbulan madu. "Bulan madu identik dengan suasana yang spesial dan itu bisa didukung dengan nuansa yang dramatis lewat perpaduan warna gelap dan terang," kata Anita.

Kekontrasan itu ia wujudkan melalui dominasi warna gelap pada kamar yang disandingkan dengan kamar mandi yang bernuansa putih.



Berkonsep semi outdoor, kamar mandi dilengkapi dengan wastafel dan bathtub free standing serba putih untuk memberikan kesan yang lapang. Anita juga mempercantik kamar mandi dengan dekorasi berupa tumbuhan tropis untuk menegaskan kesan outdoor.

Di samping bedroom suite, 'The Colours of Indonesia 2016: Hotel No.12' turut menampilkan instalasi ruang hotel lainnya. Mulai dari lobi, restoran, butik, sampai ruang dandan (powder room). (dng/dng)