Doa Kepada Kedua Orang Tua dan Kewajiban Berbakti di dalam Al-Qur'an

Lusiana Mustinda - wolipop Kamis, 21 Jan 2021 15:00 WIB
A Muslim young man is putting both palms together (Muslim way of praying) at home in Malaysia. He is wearing baju Melayu, a traditional Muslim menswear. Foto: iStock
Jakarta -

Doa kepada kedua orang tua jadi salah satu amalan kita untuk berbakti kepadanya. Sejak kecil dibesarkan hingga dapat hidup mandiri, tentu jasa orang tua tidak ternilai harganya.

Dalam sebuah hadits riwayat Abu Hurairah, Rasulullah mengatakan bahwa seorang anak tidak dapat membalas budi orang tua kecuali seumpana orang tua tersebut jadi budak lalu si anak membelinya untuk dimerdekakan dari status budak.

لَا يَجْزِي وَلَدٌ وَالِدًا، إِلَّا أَنْ يَجِدَهُ مَمْلُوكًا فَيَشْتَرِيَهُ فَيُعْتِقَهُ

Artinya: "Seorang anak tidak akan mampu membalas orang tua kecuali ia menemukan orang tuanya jadi budak lalu ia membelinya kemudian memerdekakan." (HR Muslim: 25)

Akan tetapi saat ini sudah tidak ada orang tua yang menjadi budak. Karena kita sudah tidak ada di zaman perbudakan seperti zaman Rasulullah.

Dikutip dalam buku "Amalan-amalan Saleh yang Paling Dicintai Allah" oleh Abdillah F. Hasan bahwa di zaman Rasulullah SAW, ada seorang pemuda bernama Uwais al-Qarni. Karena begitu berbakti kepada orang tuanya, Allah memuliakannya. Sahabat sekelas Umar bin Khattab r.a pun sempat meminta doa kepadanya. Umar bin khathab bertutur tentang apa yang disampaikan Rasulullah, "Telah datang ke negeri ini Uwais Al-Qarni, dari desa atau kabilah Murad dan Qaran. Semula ia terkena penyakit belang, lalu sembuh. Ia sangat mencintai dan berbakti kepada ibunya. Kalau bersumpah dan berdoa kepada Allah pasti dikabulkan. Jika kalian mau, mohonlah kepadanya, agar ia memintakan ampun buat kalian." (HR. Muslim).

Dalam Al-Qur'an Surat Al-Isra ayat 23:

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ ٱلْكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

Artinya: "Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia."

Berbakti kepada kedua orang tua juga tertuang dalam firman Allah surat An-Nisa ayat 36:

وَٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا۟ بِهِۦ شَيْـًٔا ۖ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا وَبِذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَٱلْجَارِ ذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْجَارِ ٱلْجُنُبِ وَٱلصَّاحِبِ بِٱلْجَنۢبِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَٰنُكُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ مَن كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

Artinya: "Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri."

Berikut doa untuk kedua orang tua dan artinya yang bisa kita amalkan setiap hari:

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا


Latin: ALLOHUMMAGHFIRLII WALIWAALIDAYYA WAR HAMHUMAA KAMA RABBAYAANII SHAGIIRAA

Artinya: "Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku di waktu kecil".

Kita tetap harus membacakan doa untuk orang tua meskipun keduanya sudah tiada. Karena meskipun orang tua sudah meninggal, kewajiban berbakti anak tetap berjalan.

Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW untuk bertanya, "Bagaimana cara berbuat baik kepada kedua orang tua yang sudah meninggal dunia?" Seketika pertanyaan itu dijawab oleh beliau, "Dengan berdoa untuk mereka, menunaikan janji mereka serta menyambung silaturrahmi yang tidak bisa disambung kecuali dengan mereka berdua serta memuliakan teman mereka." (HR. Abu Dawud).



Simak Video "Tips Ungkapkan Rasa Cinta ke Orang Tua"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/erd)