Niat dan Tata Cara Mandi Wajib yang Benar dalam Islam

Lusiana Mustinda - wolipop Senin, 01 Jun 2020 18:30 WIB
mandi junub Niat dan tata cara mandi wajib. Foto: istock
Jakarta -

Ulama Maliki mendefinisikan al-gashlu yang berarti mandi dengan menyampaikan air serta menggosokkannya ke seluruh badan dengan niat supaya boleh melakukan sholat.

Allah berfirman:

"Jika kamu junub maka mandilah.." (al- Maa'idah:6)

Selain itu, Allah SWT juga berfirman dalam Al Quran surat Annisa ayat 43:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَقْرَبُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْتُمْ سُكَارٰى حَتّٰى تَعْلَمُوْا مَا تَقُوْلُوْنَ وَلَا جُنُبًا اِلَّا عَابِرِيْ سَبِيْلٍ حَتّٰى تَغْتَسِلُوْا ۗوَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُوْرًا - ٤٣

Artinya: "Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu mendekati sholat ketika kamu dalam keadaan mabuk, sampai kamu sadar apa yang kamu ucapkan, dan jangan pula (kamu hampiri masjid ketika kamu) dalam keadaan junub kecuali sekadar melewati jalan saja, sebelum kamu mandi (mandi junub). Adapun jika kamu sakit atau sedang dalam perjalanan atau sehabis buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, sedangkan kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Sungguh, Allah Maha Pemaaf, Maha Pengampun."

Tujuan dari mandi ini adalah untuk kebersihan, mengembalikan kesegaran dan keaktifan badan. Sebab, bersetubuh telah memberi pengaruh kepada seluruh badan.

Dilansir dalam buku 'Terjemahan Fiqh Wa Adilatuhu' dari Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili ada beberapa perkara yang menyebabkan muslim wajib mandi wajib yaitu keluar mani, bertemu alat kelamin meskipun tidak keluar mani, haid dan nifas, muslim yang mati selain mati syahid, dan orang kafir yang masuk Islam.

Cara mandi yang sempurna dapat diketahui dengan memperhatikan panduan As-Sunnah. Di antaranya adalah yang diriwayatkan oleh Aisyah r.a. dalam hadits Imam al Bukhari dan Imam Muslim:

"Apabila Rasulullah Saw. mandi junub, maka beliau tangannya kemudian menuangkan air ke tangan kirinya. Lalu beliau membasuh kemaluannya dan diikuti dengan berwudhu. Kemudian beliau memasukkan jari jarinya ke bagian pangkal rambut. Setelah itu beliau menuangkan air ke atas kepalanya sebanyak tiga tuangan. (Penuangan di sini dilakukan dengan menggunakan air yang diambil dengan telapak tangan). Setelah itu, beliau meratakan air ke seluruh tubuhnya dan akhirnya beliau membasuh kedua belah kakinya. "

Dikutip dalam buku 'Fiqh Ibadah' oleh Zaenal Abidin, berikut niat yang dibaca ketika akan mandi wajib setelah bersyahwat:

"Bismillahirahmanirahim nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal janabati fardhlon lillahi ta'ala."

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala."

Jika hadast besar pada perempuan disebabkan karena keluarnya darah dari organ intim setelah melahirkan atau nifas, maka niat mandi wajib yang harus dibaca adalah sebagai berikut:

"Bismillahi rahmani rahim nawaitu ghusla liraf'il hadatsil akbar minan nifasi fardhlon lillahi ta'ala."

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadast besar dari nifas, fardlu karena Allah ta'ala."

Melaksanakan mandi wajib bukan sekedar mandi biasa. Ini tata cara mandi wajib yang benar:

1. Bacalah niat mandi wajib atau mandi junub terlebih dahulu.
2. Bersihkan telapak tangan sebanyak 3 kali.
3. Bersihkan kotoran yang menempel di sekitar tempat yang tersembunyi dengan tangan kiri.
4. Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan sabun dan bilas hingga bersih.
5. Lakukan gerakan wudhu yang sempurna seperti ketika kita akan sholat dimulai dari membasuh tangan sampai membasuh kaki.
6. Masukkan tangan ke dalam air, kemudian sela pangkal rambut dengan jari-jari tangan sampai menyentuh kulit kepala. Jika sudah, guyur kepala dengan air sebanyak 3 kali. Pastikan pangkal rambut juga terkena air.
7. Bilas seluruh tubuh dengan mengguyur air. Dimulai dari sisi kanan lalu lanjutkan ke tubuh sisi kiri.
8. Saat menjalankan tata cara mandi wajib, pastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi ikut dibersihkan.





Simak Video "Nurul si Pendongeng Cantik - Sunsilk Hijab Hunt 2019 Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/erd)