Cerita Wanita Bercadar yang Dilarang Jenguk Bayi di RS

Silmia Putri - wolipop Minggu, 13 Jan 2019 10:10 WIB
Foto: Getty Images Foto: Getty Images

Jakarta - Tidak ada larangan bagi wanita untuk bercadar di Amerika Serikat. Untuk itu, wanita bercadar masih bisa berkegiatan normal di kesehariannya. Tak heran jika kejadian yang menimpa wanita bercadar di Virginia ini menarik perhatian.

Keluarga Ahmed Zahr, seorang muslim Amerika sedang berbahagia menyambut kelahiran anaknya. Istrinya melahirkan di Inova Fair Oaks Hospital, Fairfax Virginia. Banyak keluarga yang menjenguk, termasuk bibi dan pamannya

Namun, bibi Ahmed yang bernama Arwa Zahr dihadang petugas setempat karena memakai cadar. Sang bibi tidak diperbolehkan menjenguk bayi Ahmad karena dianggap 'menyeramkan'.

"Dia berteriak dan mengatakan 'Kamu tidak diperbolehkan masuk, kamu menakutkan," tutur Arwa Zahr menceritakan kejadian tersebut dilansir dari Daily Mail.

Ahmed mencoba menjelaskan situasi yang sebenarnya bahwa bibinya sama sekali tidak berbahaya. Namun, jawaban petugas tidak ramah bahkan cenderung mencela.

"Tutup mulutmu, aku akan membawamu keluar dari sini. Tidak ada yang menginginkanmu di sini, dokter tidak menginginkanmu, suster tidak menginginkanmu," ungkap Ahmed kepada News4 menceritakan kata-kata yang keluar dari petugas kepadanya.

Bahkan ketika Ahmed mencoba membela diri, petugas rumah sakit menelepon polisi. Menurut Zahr, ini adalah perlakuan diskriminasi yang menyakiti hatinya.

"Kami tinggal di sini lebih dari 20 tahun, saya tidak pernah menyaksikan langsung diskriminasi seperti ini," terang Zahr kembali.

Setelah keluhan tersebut disiarkan ke media, pihak rumah sakit menyampaikan permintaan maaf. Pihak rumah sakit menyampaikan penyesalan kepada News4 dan akan meningkatkan nilai toleransi di sana.

"Kami telah menerima keluhan keluarga tersebut, dan kamu akan terus berusaha memperbaiki manajeman kami ke depannya," ungkap pihak Inova Fair Oaks Hospital.



(sil/ami)