Viral, 'Burkini Day' di Lebanon Jadi Kontroversi

Silmia Putri - wolipop Selasa, 03 Jul 2018 16:55 WIB
Burkini Day di resort Lebanon jadi kontroversi. Foto: Instagram/Waterland Burkini Day di resort Lebanon jadi kontroversi. Foto: Instagram/Waterland

Jakarta - Pemakaian baju renang untuk muslimah atau disebut burkini sudah lama jadi perdebatan khususnya di daerah Amerika dan Eropa. Banyak larangan pemakaian burkini karena dianggap tidak memenuhi kriteria baju renang.

Baru-baru ini, sebuah resort di Lebanon bernama Waterland Hotel & Resort mengumumkan adanya 'Burkini Day'. Dilansir dari Stepfeed, para muslimah Lebanon diperbolehkan memakai burkini di resort tersebut pada hari Selasa dan Jumat.

Sebagaian orang menyambut baik pengumuman tersebut. Keputusan resort tersebut dianggap sebagai langkah kecil menuju diperbolehkannya burkini secara luas. Namun, tak semua senang dengan peraturan tersebut.

Baca juga: Foto: Pesona Halima Aden, Hijabers yang Pakai Burkini di Kontes Kecantikan AS

Banyak netizen yang menyayangkan keputusan tersebut mengingat resort ini berada di Lebanon, bukan Eropa. Beragam pertanyaan pun bermunculan di akun Facebook dan Instagram Waterland Hotel & Resort.

"Cukup di Eropa, orang-orang tidak diperbolehkan memakai burkini. Sekarang di Lebanon juga? Serius? Biarkan orang-orang memakai apa yang ingin mereka pakai," ungkap salah satu pengguna Facebook.

"Jadi kalau saya pakai burkini di hari Senin, saya akan diusir?" ungkap salah satu pengguna Instagram.

Baca juga: Wanita Berhijab Dilarang Renang Pakai Burkini di Beberapa Hotel Mesir

Perdebatan pemakaian burkini sudah ramai sejak tahun 2017. Pemilik pantai privat di Lebanon secara resmi melarang pemakaian burkini. Namun, Lebanon punya pantai khusus perempuan yang aman untuk wanita muslimah. (sil/sil)