Setelah Skotlandia, Polisi Kanada Kini Izinkan Polwan Berhijab

Arina Yulistara - wolipop Kamis, 25 Agu 2016 15:15 WIB
Foto: BBC Foto: BBC

Jakarta - Skotlandia telah meresmikan hijab menjadi bagian dari seragam polisi wanita (polwan). Polisi muslim sudah bisa memakai jilbab ketika bertugas tanpa takut adanya kompensasi. Tidak hanya Skotladia, kini Kanada juga telah mengizinkan polwan menggunakan jilbab saat bertugas di lapangan.

Royal Canadian Mounted Police (RCMP) kini membolehkan anggota wanitanya mengenakan hijab saat bertugas menggunakan seragam polisi. Juru bicara dari Public Safety Minister Ralph Goodale, Scott Bardsley, mengatakan bahwa peraturan perizinan wanita muslim boleh mengenakan jilbab selama bertugas baru-baru ini disetujui oleh Komisaris RCMP, Bob Paulson.

Scott menuturkan kalau langkah itu diambil untuk mencerminkan keragaman masyarakat Kanada. Tidak hanya itu mereka juga berharap langkah tersebut bisa menarik para wanita muslim di Kanada untuk berprofesi sebagai polisi.

"Royal Canadian Mounted Police adalah layanan polisi progresif dan inklusif yang memiliki nilai-nilai menghormati masyarakatnya dari semua latar belakang agama dan budaya," ujar Scott seperti dilansir dari BBC.

Seragam RCMP memang unik, salah satunya penggunaan topi lebar wide-brimmed yang tidak pernah berubah sejak ditetapkan dua abad lalu. Diharapkan kebijakan jilbab juga bertahan.

Kebijakan ini sebenarnya sudah dikenalkan kepada para petugas RCMP sejak awal tahun ini. Namun belum ada permintaan mengenai penggunaan hijab saat bertugas oleh polwan yang bertugas. Justru permintaan lebih banyak datang dari pria yang ingin menumbuhkan jenggot.

RCMP menjadi pihak kepolisian ketiga yang menambahkan pilihan pemakaian jilbab saat berseragam di Kanada setelah Toronto dan Edmonton. Scott mengatakan selain Kanada, beberapa pihak kepolisian di Swedia, Norwegia, dan sejumlah negara di Amerika Serikat telah mengadopsi kebijakan serupa yakni menempatkan jilbab sebagai bagian dari segaram polisi. Bahkan Metropolitan Police, London, Inggris, sudah menerapkan kebijakan itu sejak sepuluh tahun lalu.


























(ays/ays)