5 Rempah dan Herbal yang Bisa Bantu Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
Rempah dan herbal biasanya digunakan dalam jumlah sedikit untuk menambah rasa dan aroma pada makanan. Ternyata, bahan-bahan tersebut mengandung berbagai senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk membantu memperkuat kekebalan tubuh.
Jika dikombinasikan dengan kebiasaan sehat lainnya, seperti rutin berolahraga, mengelola stres, tidur cukup, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rempah dan herbal bisa jadi bagian dari pola hidup sehat untuk menjaga fungsi sistem imun.
Berikut lima rempah dan herbal yang direkomendasikan ahli gizi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Kunyit
Foto: Getty Images/Kostikova |
Sistem kekebalan tubuh bertugas melindungi kita dari infeksi dan penyakit dengan bantuan berbagai jenis sel, termasuk sel T, sel B, dan makrofag. Mindy Haar, PhD, RDN, ahli gizi sekaligus ketua departemen ilmu kesehatan di School of Health Professions, New York Institute of Technology menjelaskan bahwa kunyit bisa mendukung kekebalan tubuh.
"Kurkumin, senyawa aktif utama dalam kunyit, membantu menjaga kesehatan sel-sel tersebut agar dapat melawan kuman dan ancaman lainnya," jelas Mindy.
Kurkumin juga dapat menurunkan aktivitas protein yang memicu produksi zat-zat penyebab peradangan di dalam tubuh. Hal ini penting karena peradangan, terutama jika berlangsung secara kronis, dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan.
Namun, tubuh tidak menyerap kurkumin dalam jumlah besar. Karena itu, Mindy menyarankan kombinasi kunyit dengan sekitar ⅛ hingga ¼ sendok teh lada hitam.
Lada hitam mengandung piperine, senyawa yang dapat memperlambat pemecahan kurkumin dalam sistem pencernaan sehingga lebih banyak kurkumin yang dapat masuk ke aliran darah. Kamu juga bisa menambahkannya ke dalam smoothies untuk memberikan rasa yang lebih khas. Kunyit juga bisa dibuat menjadi golden milk atau teh kunyit sebagai minuman hangat pada malam hari.
2. Bawang Putih
Foto: Thinkstock |
Hampir setiap masakan gurih menggunakan bawang putih. Selain memberikan aroma dan rasa yang khas, bahan satu ini juga memiliki kandungan yang dapat mendukung sistem imun jika dikonsumsi secara rutin.
"Salah satu senyawa bioaktif yang kuat dalam bawang putih adalah allicin," ujar Johanna P. Salazar, MS, RDN, ahli gizi dan pendiri Healing Nutrition, seperti dikutip dari Real Simple.
Allicin diketahui memiliki sifat antijamur, antibakteri, antivirus, dan antimikroba. Kandungan tersebut berpotensi membantu tubuh menghadapi berbagai mikroorganisme penyebab infeksi, termasuk yang berkaitan dengan flu dan infeksi lainnya.
Allicin juga memiliki sifat antioksidan yang membantu melindungi sistem kekebalan tubuh dari stres oksidatif.
"Bawang putih juga merupakan prebiotik yang baik, yang membantu memberi nutrisi bagi bakteri baik di dalam usus," jelas Johanna.
3. Jahe
Ilustrasi jahe. Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska |
Jahe mengandung senyawa yang dapat mendukung fungsi sistem imun. Rempah dengan sensasi hangat ini mengandung gingerol, senyawa yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan sehingga dapat membantu melindungi sel-sel imun.
"Gingerol bekerja dengan menekan proses dan jalur yang berkaitan dengan peradangan," jelas Seema Shah, RD, ahli gizi sekaligus pemilik SeemaShahRD Whole Nutrition.
Menurut Seema, gingerol membantu sel-sel imun bekerja lebih optimal dalam melawan infeksi serta memberikan respons yang lebih kuat terhadap patogen.
4. Oregano
Oregano kering. Foto: Istock |
"Oregano mendukung kesehatan sistem imun karena mengandung beberapa senyawa yang memiliki sifat antioksidan dan antimikroba," kata Mindy.
Beberapa di antaranya adalah carvacrol dan thymol. Dalam penelitian di laboratorium, kedua senyawa tersebut dapat melindungi tubuh dari virus dan bakteri.
Oregano juga mengandung asam rosmarinic yang dapat membantu mengurangi peradangan dengan membatasi produksi zat-zat pemicu peradangan di dalam tubuh.
Cara mengonsumsinya pun mudah. Tambahkan oregano segar ke saus pasta atau taburkan di atas makanan yang sudah matang. Selain menambah aroma dan rasa, oregano juga bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan manfaat dari kandungan bioaktifnya.
5. Basil
Daun basil. Foto: iStock |
Basil bisa menjadi tambahan yang baik untuk mendukung sistem imun. Herbal berwarna hijau ini mengandung apigenin, linalool, dan asam ursolic, yaitu senyawa bioaktif yang memiliki sifat antivirus.
Basil juga mengandung vitamin A dan vitamin C, dua nutrisi yang dikenal berperan dalam mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh. Keduanya merupakan antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif.
Tak hanya itu, basil mengandung quercetin dan anthocyanin yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.
Menurut Mindy, quercetin membantu meningkatkan penyerapan zinc oleh sel. Zinc sendiri merupakan salah satu nutrisi yang berperan dalam mendukung sistem imun.
Sementara itu, anthocyanin membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus.
"Hal ini penting untuk sistem kekebalan tubuh karena sebagian besar sistem imun kita berada di dalam usus," jelas Seema.
(hst/hst)














































