Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Viral Office Air Theory, Penyebab Wajah Kusam saat di Kantor, Ini Kata Dokter

Vina Oktiani - wolipop
Minggu, 29 Mar 2026 16:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Laptop, Computer, Desktop PC, Human Hand, Office / soft focus picture / Vintage concept
Foto: Getty Images/iStockphoto/Urupong
Jakarta -

Fenomena penampilan berubah setelah beberapa jam bekerja di kantor belakangan tengah diperbincangkan di media sosial. Hal tersebut viral usai kreator konten Noa Donlan membagikan konten mengenai teori yang ia sebut sebagai 'office air theory'.

Dilansir dari People, menurut Donlan, banyak orang merasa tampil segar dan rapi saat berangkat kerja di pagi hari. Namun, hanya dalam hitungan jam, penampilan bisa berubah drastis. Kulit menjadi kering, rambut terlihat lepek, hingga wajah tampak lebih kusam saat melihat cermin di kantor.

Ia mengaku pertama kali menyadari fenomena ini saat masih kuliah. Namun, setelah bekerja penuh waktu, perubahan tersebut terasa lebih jelas. Bahkan, meski sudah berpindah kantor beberapa kali, masalah yang sama tetap terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Donlan menduga kondisi ini berkaitan dengan kualitas udara di dalam ruangan kantor. Faktor seperti sirkulasi udara yang buruk, terlalu lama duduk, serta minimnya paparan udara segar dapat berdampak pada kondisi fisik dan penampilan seseorang.

Melalui video yang ia unggah di TikTok, Donlan menunjukkan perbandingan penampilannya sebelum dan sesudah beberapa jam bekerja. Konten tersebut pun viral dan menuai beragam komentar dari jutaan penonton.

ADVERTISEMENT

Menariknya, banyak pengguna lain mengaku mengalami hal serupa. Mereka merasakan kulit menjadi berminyak atau kering, mata merah, hingga wajah tampak lebih lelah saat berada di kantor. Bahkan, beberapa orang merasa penampilan mereka kembali membaik setelah pulang kerja.

Respons positif dari warganet membuat Donlan semakin yakin bahwa fenomena ini bukan hanya pengalaman pribadi. Banyak orang sebelumnya mengira kondisi tersebut hanya terjadi pada diri mereka sendiri.

Selain faktor sirkulasi udara yang buruk dan terlalu lama duduk, para ahli menyebut ada faktor lain yang cukup penting, yaitu pencahayaan kantor. Melansir New York Post, menurut dokter kulit Ross Levy, lampu fluorescent yang umum digunakan di kantor dapat memancarkan sedikit radiasi UV. Paparan ini bisa mempercepat penuaan kulit dan bahkan meningkatkan risiko kanker kulit.

Selain itu, paparan blue light dari layar komputer, ponsel, dan lampu LED juga berpengaruh. Cahaya ini diketahui dapat merusak DNA kulit, meningkatkan stres oksidatif, serta mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan seperti noda hitam dan kulit kusam.

Ditambah lagi, kebiasaan duduk terlalu lama dan minim aktivitas fisik dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan, yang akhirnya terlihat dari penampilan wajah.

Meski terdengar mengkhawatirkan, ada beberapa cara sederhana untuk mengurangi efek negatif dari lingkungan kerja:
* Tidur yang cukup setiap hari
* Minum air putih secara rutin
* Konsumsi makanan sehat kaya antioksidan dan omega-3
* Rutin berolahraga
* Menggunakan sunscreen, bahkan saat di dalam ruangan
* Menggunakan skincare seperti vitamin C, hyaluronic acid, dan tretinoin
* Sesekali melakukan perawatan wajah
* Menghabiskan waktu di luar ruangan untuk udara segar

(vio/vio)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads