Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Viral Penyanyi Pamer Teknik Diet 'Vakum Perut' Saat Konser, Dikritik Dokter

Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 27 Mar 2026 06:15 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ella Chen
Foto: Weibo
Jakarta -

Ella Chen Jiahua mengekspos perutnya yang langsing dalam sebuah konser baru-baru ini. Penampilan tersebut jadi perbincangan tapi bukan karena banyaknya pujian. Ella malah menuai kritikan ketika memamerkan teknik diet 'vakum perut' yang viral di media sosial.

Ella memicu kontroversi setelah melakukan latihan 'vakum perut' di depan para penggemarnya di Xian, provinsi Shaanxi, China. Dalam video yang beredar, ia memperlihatkan bagaimana bagian tengah tubuhnya bisa mengecil dan tulang rusuknya menonjol dengan cara menahan perut.

"Aku ingin melakukan aksi untuk kalian. Tolong lihat baik-baik. Juru kamera, tolong perlihatkan (bagian perut)," katanya. "Pertama, hiruplah udara dalam-dalam. Kemudian hembuskan napas dan keluarkan seluruh udara secara perlahan,"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ella ChenElla Chen Foto: Weibo


Saat itu, Ella Chen menahan napas dan mengecilkan perutnya serta menahan posisi tersebut selama sekitar 10 detik. "Ini sebenarnya adalah gerakan yoga," jelas wanita yang dikenal sejak awal tahun 2000an sebagai anggota girl band Taiwan, S.H.E.

ADVERTISEMENT

Selama beberapa tahun terakhir, Ella memang dikenal disiplin dalam menjaga kebugaran. Ia dikatakan memiliki persentase lemak tubuh yang rendah, yaitu 16,7%. Metode penurunan berat badannya, ia ciptakan sendiri, seperti berlari di tempat, yang menjadi tren di media sosial.

Meski begitu, banyak orang yang tidak setuju dengan metode vakum perut tersebut. Beberapa menilai jika cara itu bisa jadi berbahaya. "Jangan lakukan ini. Ini mengerikan," "Itu membuatku takut. Dia terlalu kurus."

Teknik Perut VakumTeknik Perut Vakum Viral di Media Sosial Foto: Dok. QQ via SCMP

Vakum perut sendiri populer di media sosial di China sebagai cara yang disebut efektif untuk menghilangkan perut bagian bawah yang buncit. Namun, para dokter memperingatkan masyarakat untuk tidak mengikuti tren tersebut secara berlebihan, karena dapat menyebabkan sakit kepala dan bahkan hernia.

Para ahli medis mengatakan bahwa wanita yang baru saja melahirkan dan otot perut serta dasar panggulnya belum pulih, dan orang-orang dengan masalah tulang belakang lumbar, sebaiknya tidak melakukan latihan tersebut.

"Ini tidak mencerminkan nilai-nilai yang benar. Dia seharusnya mempromosikan bahwa apa pun penampilan mereka, seorang gadis harus percaya diri. Langsing tidak sama dengan cantik," tulis netizen yang kontra.

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads