Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Manfaat Jahe untuk Kulit: Dari Atasi Jerawat hingga Bikin Awet Muda

Shandrina Shira - wolipop
Rabu, 04 Feb 2026 10:36 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ginger tea in glass cup isolated on white background  ,include clipping path
Foto: Getty Images/warat42
Daftar Isi
Jakarta -

Selain menjadi tanaman herbal yang kaya akan manfaat, jahe juga selalu menjadi andalan sebagai rempah dapur, bumbu masakan, hingga bahan pengobatan tradisional. Siapa sangka, rempah ini tak hanya bermanfaat bagi tubuh, tetapi juga memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan kulit.

Kandungan senyawa aktif seperti gingerol dan shogaol, serta antioksidan di dalamnya, membuat jahe mampu membantu mengatasi beragam masalah kulit, mulai dari eksim hingga kulit kusam.

Mengutip dari Byrdie, berikut beberapa manfaat jahe untuk kulit yang perlu diketahui:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memudarkan bekas luka

"Jahe memiliki sifat antioksidan dan efek pengencangan, sehingga mampu menormalkan bekas luka hipopigmentasi (bekas luka yang lebih terang dari warna kulit alami)," kata dermatolog Audrey Kunin, MD.

Mengurangi peradangan

Terkenal dengan sifat anti-inflamasinya, jahe dapat mengurangi peradangan dan iritasi pada kondisi kulit seperti eksim, psoriasis, dan jerawat yang meradang. "Senyawa aktifnya, gingerol, memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat dalam melawan kemerahan dan pembengkakan," kata dokter spesialis kulit Teresa Song, MD.

ADVERTISEMENT

Mencerahkan warna kulit

Jahe mengandung senyawa gingerdione yang dapat menghambat pembentukan melanin, sehingga membantu mencerahkan kulit. Selain itu, kandungan antioksidan di dalamnya juga mampu mengurangi dampak paparan radikal bebas.

Ilustrasi jaheIlustrasi jahe Foto: Freepik

Meremajakan kulit

Dermatolog Ava Shamban, MD, menjelaskan bahwa jahe dapat menghambat enzim yang memecah kolagen. Oleh karena itu, jahe bisa menjadi salah satu bahan anti-penuaan alami.

Mengatasi jerawat

Senyawa gingerol dalam jahe bersifat antibakteri, sehingga dapat mencegah munculnya jerawat maupun memperparah kondisi jerawat yang sudah ada.

Meningkatkan kesehatan kulit kepala

Untuk kulit kepala, jahe memiliki manfaat sebagai anti-ketombe. Sifat antiseptiknya membantu menjaga bakteri alami pemicu ketombe agar tetap rendah.

Secara umum, jahe sangat bermanfaat bagi pemilik kulit berjerawat serta tipe kulit kombinasi hingga berminyak karena kemampuannya mengatasi jerawat dan kulit kusam. Namun, bagi pemilik kulit sensitif dan kering, penggunaan jahe secara topikal perlu dilakukan dengan lebih hati-hati untuk menghindari risiko iritasi.

Cara Menggunakan Jahe untuk Kulit

Penggunaan jahe secara langsung ke kulit tidak disarankan karena dapat menimbulkan iritasi. Oleh karena itu, dokter Teresa Song menyarankan, "Sebaiknya pilih produk perawatan kulit seperti serum atau krim yang mengandung bioaktif hasil ekstraksi jahe untuk menghindari iritasi."

Perawatan kulit menggunakan jahe dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut:

- Untuk perawatan topikal, jahe dapat ditemukan dalam produk minyak, serum, dan krim wajah yang memang diformulasikan dengan bahan jahe.

- Untuk penggunaan mandiri atau DIY, jahe dapat digunakan sebagai masker wajah dengan mencampurkan jahe parut atau bubuk, jus lemon, dan madu dengan takaran yang sama. Selain itu, jahe juga bisa digunakan sebagai lulur tubuh dengan mencampurkan dua sendok jahe parut, setengah cangkir gula, seperempat cangkir minyak zaitun, dan satu buah lemon.

- Untuk kulit yang memiliki bekas luka, cukup oleskan sepotong jahe segar ke area kulit yang pucat, lalu biarkan sari jahe mengering. Cara ini dipercaya dapat membantu memudarkan bekas luka dalam beberapa minggu.

- Sebagai perawatan dari dalam, jahe juga dapat dikonsumsi melalui minuman atau campuran teh yang sekaligus membantu menenangkan perut dan menghangatkan tubuh.

Itulah berbagai manfaat serta cara menggunakan jahe untuk perawatan kulit. Produk yang diformulasikan dengan kandungan jahe dapat digunakan satu hingga dua kali sehari. Namun, saat menggunakannya, sebaiknya hindari pemakaian bersamaan dengan bahan aktif tertentu, seperti retinoid, untuk mencegah risiko iritasi.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads