Mengenal Diet Ketogenik, Turunkan Berat Badan hingga 4 Kg Seminggu

Arina Yulistara - wolipop Senin, 13 Des 2021 09:45 WIB
Diet ketogenik. Foto: thinkstock Diet ketogenik. Foto: thinkstock

- Daging: daging merah, steak, ham, sosis, bacon, dan ayam

- Ikan: salmon, tuna, dan makarel

- Telur rebus atau telur utuh omega-3

- Keju: keju yang belum diproses seperti cheddar, krim, atau mozzarella

- Kacang-kacangan dan biji-bijian: almond, kenari, dan biji-bijian lainnya

- Minyak sehat: minyak zaitun extra virgin dan minyak alpukat

- Alpukat utuh

- Butter

- Sayuran rendah karbohidrat: sayuran hijau, tomat, bawang, paprika, dan lainnya

- Bumbu: garam, merica, dan rempah-rempah.

Makanan yang Perlu Dibatasi Saat Mengenal Diet Ketogenik

Ada pula beberapa makanan yang disarankan untuk dikurangi saat mengenal diet ketogenik. Berikut makanan yang perlu dijauhi ketika mengenal diet ketogenik.

- Makanan dan minuman manis: soda, jus buah kaleng, smoothie, kue, es krim, puding, permen, dan lainnya
- Produk berbasis gandum, nasi, pasta, sereal, dan lainnya
- Hampir semua buah, kecuali beri seperti stroberi
- Sayuran berakar dan umbi-umbian: kentang, ubi jalar, wortel, dan lainnya
- Produk diet atau rendah lemak: mayones rendah lemak, saus salad, dan bumbu seperti aneka saus barbekyu, mustard madu, saus teriyaki, saus tomat, dan lainnya
- Lemak tidak sehat: minyak nabati olahan, mayones, dan lainnya
- Minuman beralkohol.

Diet Ketogenik Efektif untuk Turun Berat Badan?

Banyak pertanyaan, apakah mengenal diet ketogenik memang efektif dan cepat bisa menurunkan berat badan? Jawabannya bisa.

Diet ketogenik dianggap menjadi salah satu cara paling efektif untuk menurunkan berat badan. Belum lagi saat kamu mengenal diet ketogenik akan sangat mengenyangkan karena tanpa menghitung kalori atau melacak asupan makan sehari-hari.

Satu dari 13 studi menemukan bahwa jika kamu mengenal diet ketogenik bisa membantumu menurunkan berat badan jangka panjang daripada diet rendah lemak. Orang yang mengenal diet ketogenik akan kehilangan rata-rata 0,9 kg lebih banyak dibanding diet rendah lemak.

Studi lain pada 34 orang dewasa yang lebih tua menemukan bahwa mereka yang mengenal diet ketogenik selama 8 minggu, kehilangan hampir lima kali lipat total lemak tubuh dibandingkan mereka yang mengikuti diet rendah lemak.

Diet Ketogenik Masuk Kategori Terburuk

Ya, diet ketogenik masuk kategori terburuk dibanding diet lainnya. Pada awal 2021, US News & World Report mengungkap kalau diet keto dianggap terburuk dibanding 35 diet lainnya.

Para pakar kesehatan menilai kalau diet keto menjadi yang terburuk jika ingin mengubah pola makan agar lebih sehat. Ranking ini dibuat berdasarkan tujuh kategori.

Setiap tipe diet diurutkan dari skala satu sampai lima. Kategori tersebut adalah kelengkapan nutrisi, mudah/tidak untuk diikuti, potensi jangka panjang/pendek penurunan berat badan, keamanan dan efek samping, serta potensi diet membantu mencegah penyakit degeneratif seperti jantung dan diabetes.

Dikutip dari Insider, asupan makan saat mengenal diet ketogenik mengandung lemak jenuh tinggi seperti butter dan daging merah yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Belum lagi pola makan yang sangat membatasi asupan karbohidrat untuk tubuh, seperti buah dan sayuran.

Setelah tahu serba-serbi saat mengenal diet ketogenik, apa kamu masih tertarik mencobanya?

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(eny/eny)