Insinyur Ini Ciptakan Masker yang Mudah Terurai, Kurangi Polusi dari Pandemi

Hestianingsih - wolipop Senin, 18 Jan 2021 19:30 WIB
Pretty woman wearing a medical mask and pointing finger up on white background Foto: iStock
Jakarta -

Masyarakat diimbau selalu pakai masker untuk mencegah penularan virus Corona. Penggunaan masker, khususnya masker medis sekali pakai di keseharian pun meningkat drastis.

Namun maraknya pemakaian masker menimbulkan masalah baru. Masker memang bisa melindungi nyawa dari COVID-19, tapi juga mengancam keberlangsungan bumi.

Melansir dari detikTravel, Lebih dari 1,5 miliar masker dibuang ke lautan tahun lalu. Kelompok lingkungan OceansAsia melaporkan sekitar 6.200 ton menjadi tambahan pencemaran plastik laut.

Seorang insinyur asal Vietnam pun menawarkan solusi untuk mengurangi sampah masker medis sekali pakai. Thanh Nguyen, insinyur mekanik bersama tiga siswa Ph.D., menciptakan masker yang bisa dipakai kembali dan cepat terurai saat tak digunakan lagi.

Masker ini diklaim memiliki kemampuan proteksi seperti masker medis bahkan N95, tapi lebih ramah lingkungan. Sebab produk tersebut tidak terbuat dari polypropylene, material yang biasa digunakan dalam pembuatan masker medis atau bedah, yang butuh bertahun-tahun agar bisa terurai.

Sebagai penggantinya, masker menggunakan bahan dengan teknik Piezoelectricity. "Piezoelectricity merupakan kemampuan dari sebuah material untuk menghasilkan medan listrik internal ketika terkena tarikan atau tekanan mekanis," demikian seperti dikutpi dari Science Direct.

Dalam sebuah demonstrasi, masker ini terbukti lebih efektif dari masker non-medis. Efikasinya pun nyaris menyamai masker N95 saat digunakan dalam kondisi normal maupun ketika bernapas berat.

Masker ciptaan Thanh Nguyen dan timnya ini juga memiliki kemampuan filtrasi yang lebih efektif dari masker pada umumnya. Selain itu masker bisa digunakan kembali setelah didisinfektasi.

Secara bertahap, masker akan terurai dengan sendirinya dalam waktu cepat, atau istilahnya memiliki sifat biodegradable. Sehingga bisa dipastikan ramah bagi lingkungan.

(hst/ami)
DRooftalk
×
Dugaan Rasuah Nurdin Abdullah
Dugaan Rasuah Nurdin Abdullah Selengkapnya