Deretan Hal yang Jadi Penyebab Bau Badan: Makanan hingga Stres

Yudistira Imandiar - wolipop Minggu, 12 Jul 2020 14:30 WIB
Woman pinches nose with fingers looks with disgust away something stinks bad smell isolated on gray background. Ilustrasi/Foto: iStock
Jakarta -

Masalah bau badan tak sedap bisa menurunkan kepercayaan diri. Karena bau badan, seseorang bisa dapat pandangan kurang baik dari lingkungan sosialnya.

Bau badan terjadi ketika keringat bercampur dengan bakteri yang ada di kulit. Keringat biasanya keluar dari area yang punya kelenjar keringat banyak, seperti ketiak, telapak tangan, dan kaki. Bau badan bisa semakin parah ketika tubuh berkeringat lebih banyak.

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang bisa menimbulkan bau tak sedap pada kulit. Mencuplik beberapa sumber, berikut ini berbagai pemicu timbulnya bau badan.

1. Bobot tubuh

Semakin berat bobot tubuh, maka lebih banyak energi yang dikeluarkan untuk beraktivitas. Hal itu akan memicu lebih banyak keringat untuk mendinginkan suhu tubuh. Keringat berlebih membuat bakteri berkembang dan menimbulkan bau tak sedap. Di samping itu, pada orang gemuk terdapat beberapa bagian tubuh yang membentuk lipatan yang menjadi tempat bakteri berkembang.

2. Makanan

Makan tertentu, seperti bawang merah, kembang kol, brokoli punya kandungan sulfur yang membuat keringat mengeluarkan bau tak sedap usai mengonsumsinya. Tapi, bau badan karena makanan tidak bertahan lama. Aroma tak sedap itu bisa dihilangkan segera dengan banyak mengonsumsi air putih.

3. Penyakit

Ternyata, penyakit seperti diabetes, hepatitis, pertumbuhan berlebih bakteri kecil (SIBO) membuat pengidapnya punya bau badan tak sedap. Untuk mengatasi bau badan karena penyakit, yang penting dilakukan adalah menjaga kebersihan tubuh.

4. Stres

Ketika mengalami stres atau merasa cemas kelenjar apokrin akan merilis keringat yang mengandung air, garam, dan lemak. Akibat keringat tersebut bercampur dengan bakteri, bau tak sedap pun muncul.

Bau tak sedap dapat dicegah dengan menjaga kebersihan tubuh, agar bakteri tak cepat berkembang biak. Gunakan sabun yang dapat membunuh bakteri, dan aplikasikan deodoran bila perlu.

Kamu dapat membeli sabun dan deodorant yang cocok untuk tubuhmu dari layanan GrabMart. Caranya praktis, tinggal buka aplikasi Grab, masuk ke fitur Mart, pilih toko dan barang-barang yang ingin dibeli. Setelah itu pilih jenis pembayaran dan buat pesanan. Barang pesananmu akan diantar oleh mitra pengemudi Grab.



Simak Video "10 Universitas Terbaik Indonesia 2020 Versi Webometrics"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/eny)