Denda Rp 9,8 Juta untuk yang Tidak Mau Pakai Masker Saat Keluar Rumah

Hestianingsih - wolipop Kamis, 09 Apr 2020 09:56 WIB
Women sewing protective mask, Quebec, Canada Ilustrasi wanita memakai masker kain. Foto: Getty Images
Phuket -

WHO dan CDC mengimbau masyarakat dunia agar memakai masker kain saat keluar rumah bagi yang sehat untuk mencegah penyebaran virus Corona. Sementara masker medis dan N95 hanya diperuntukkan bagi tenaga medis dan orang yang sakit.

Imbauan memakai masker kain ditanggapi cukup serius oleh pemerintah daerah di Phuket, Thailand. Gubernur Phuket Phakkhaphong Thawiphat mewajibkan semua warga dan traveler di provinsi tersebut memakai masker kain saat berada di tempat umum. Ada sanksi bagi yang berani melanggarnya.

Seperti diberitakan Asia One, orang yang tidak mau memakai masker saat keluar rumah akan didenda 20 ribu Baht atau sekitar Rp 9,8 juta. Kebijakan ini diumumkan Senin (7/4/2020) dan berlaku sejak Rabu (8/4/2020).


"Komite Komunikasi Penyakit Phuket telah menyetujui untuk menegakkan perintah menyusul situasi COVID-19 di provinsi ini mengalami peningkatan, dengan angka kasus positif terus meningkat," demikian pernyataan tertulis Gubernur.

"Di bawah perintah ini, setiap orang harus memakai masker medis atau masker kain ketika keluar rumah, dan dilarang melakukan tindakan apapun yang bisa mengancam keamanan publik atau menyebarkan penyakit tersebut," lanjutnya.


Bagi yang tidak menaati akan dikenai pasal pelanggaran tentang pegendalian penyakit dan dihukum dengan denda maksimal Rp 9,8 juta. Tindakan tegas terpaksa diambil mengingat orang yang positif COVID-19 semakin bertambah.

Data per Senin, ada 123 orang yang telah terkonfirmasi virus Corona. Sementara 1.695 lainnya bertatus ODP.



Simak Video "Tips Bikin Konektor Masker Tanpa Mesin Jahit"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)