Hati-hati, Pakai Sabun Antibakteri Bisa Ganggu Imun Tubuh Kamu

Hestianingsih - wolipop Kamis, 02 Apr 2020 14:41 WIB
Cuci Tangan Pakai Vodka Ilustrasi cuci tangan. Foto: Shutterstock
Jakarta -

Semenjak mewabahnya virus corona, sabun antibakteri jadi salah satu produk yang banyak diburu pembeli, bahkan sempat ludes di rak-rak supermarket. Ketakutan tertular virus corona jadi pemicu sabun antibakteri langka di pasaran.

Padahal memakai sabun jenis apa pun, asalkan metode nya benar (menggosok seluruh bagian tangan dan jari selama 20 detik -red), sudah cukup efektif untuk membunuh kuman termasuk virus corona. Penggunaan sabun antibakteri terlalu sering justru bisa berbahaya bagi kesehatan.

Seorang dokter di Inggris memperingatkan bahwa dua bahan yang umum terkandung dalam sabun antibakteri bisa melemahkan sistem imun tubuh. Dua bahan itu adalah triclosan dan triclocarban.


"Hati-hati dengan bahan triclosan dan triclocarban yang tertulis pada label kemasan sebelum beli sabun antibakteri," kata Dr Giana Gall, seperti dilansir Metro.co.uk.

Dr Giana menjelaskan, berbagai bukti ilmiah menunjukkan bahwa beberapa zat antibakteri dan antijamur yang ditambahkan dalam sejumlah produk, bisa mengganggu imunitas tubuh. Zat kimia keras buatan manusia ini bisa membunuh bakteri baik yang bertugas melindungi tubuh dari ancaman luar. Jika bakteri itu mati maka sistem imun tubuh bisa kehilangan komponen lapisan perlindungan.

Triclosan dan triclocarban merupakan jenis antimikroba yang dikembangkan pada 1960-an. Dua zat ini diciptakan untuk menghentikan pertumbuhan bakteri dan biasa ditemukan pada produk-produk sabun, deterjen dan pasta gigi.


Namun pada 2016, Badan Pengawasan Obat dan Makan di Amerika Serikat (FDA) melarang penjualan produk sabun mandi dan sabun cuci tangan yang mengandung dua zat tersebut. Meski begitu, menurut Dr Giana, masih ada sejumlah perusahaan yang memasukkan bahan itu ke produk pembersih mereka.

"Bahan-bahan ini memang tidak mematikan, tapi penggunaan setiap hari bisa merusak sistem pertahanan tubuh yang membuat kamu lebih rentan tertular virus corona," terangnya.

Sudah terlanjur membeli banyak sabun antibakteri? Kamu tetap bisa memakainya untuk cuci tangan, hanya saja jangan terlalu sering. Pakailah bergantian dengan sabun biasa, lebih dianjurkan yang berformula lembut. Hampir semua produk sabun, apa pun jenisnya, mengandung surfaktan yang bisa menghancurkan lapisan lemak yang menyulubungi virus corona, mematikannya, dan menghanyutkannya dengan air.

Selalu cuci tangan sebelum keluar rumah, setelah bepergian, sebelum makan atau menyiapkan makanan dan setelah menyentuh benda-benda yang dicurigai terpapar bakteri serta kuman. Menjaga kebersihan diri dan diam di rumah adalah cara paling efektif untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.



Simak Video "Bikin Haru! Sepasang Dokter Rela Tunda Nikah Demi Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)