Cerita Lengkap Wanita yang Ibunya Corona, Meninggal & Dikubur Tanpa Pelayat

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 23 Mar 2020 15:06 WIB
Foto: instagram @evarahmisalama/Viral Sedihnya Wanita yang Ibunya Wafat karena Corona Foto: instagram @evarahmisalama/Viral Sedihnya Wanita yang Ibunya Wafat karena Corona


Kepergian kedua orangtuanya yang meninggal dalam waktu berdekatan karena virus Corona ini membuat Eva merasa geram dengan penanganan kasus virus corona yang kurang cepat di Indonesia. Dia bingung kenapa proses penanganan corona sangat lambat.

Yang semakin membuatnya bingung, dia sendiri sulit mendapatkan kesempatan untuk SWAB test padahal tiga keluarganya sudah dinyatakan positif corona. Tiga keluarganya itu adalah kedua orangtuanya yang meninggal dan adiknya.

"Padahal ini posisinya ibuku sudah meninggal dan besar kemungkinan aku terpapar juga ya nggak sih? Pihak rumah sakit menolak aku alasannya karena aku nggak ada gejala batuk, sesak dan panas dan sakit tenggorokan. Memang kan gak ada gejalanya, tapi aku juga khawatir. Kalau preventif dari awal kita kan bisa langsung mendapatkan penanganan yang tepat. Jangan nggak ada kepastiannya begini. Nah, ini sempat suamiku mengalami demam langsung SWAB test dibolehin langsung sama rumah sakit. Semoga aja suamiku negatif," harap Eva.



Eva menyebutkan dari pihak rumah sakit hanya menyarankannya untuk meningkatkan imunitas tubuh dan makan makanan yang sehat. "Kata dokternya jika nggak ada gejala lebih baik stay di rumah saja, tingkatin imun dan makan makanan yang sehat. Kebayang gak perasaannya bagaimana? Makanya aku bingung harus bagaimana?" tuturnya pasrah.

Kegeraman Eva soal penanganan Corona semakin menjadi-jadi ketika dia datang ke RS Tarakan karena sempat diminta melakukan SWAB test. Dia diminta menunggu dari pukul 18.00 hingga 22.00 WIB, namun tak ada satupun dokter yang menemui mereka.

"Sudah gitu kita ditaru di suatu ruangan yang sempit berukuran 2 x 3 meter dimana di situ aku sama omku bersama pasien yang mungkin sudah terpapar. Dia pakai masker dan oksigen terus kadang kebangun kadang nggak. Nggak ada dokter yang menanganinya. Dia itu dari pagi nungguinnya nggak di SWAB test juga," terang Eva yang pada akhirnya juga tidak mendapatkan kesempatan SWAB test.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Tahu Nggak Sih? Ini Daya Tahan Virus Corona di Berbagai Benda"
[Gambas:Video 20detik]