Kata Pakar Soal Masker N95, Tak Efektif Lindungi Tubuh dari Virus Corona

Daniel Ngantung - wolipop Senin, 02 Mar 2020 19:09 WIB
PARIS, FRANCE - MARCH 01: (EDITORIAL USE ONLY) A guest wears a protective mask during the Thom Browne as part of the Paris Fashion Week Womenswear Fall/Winter 2020/2021 on March 01, 2020 in Paris, France. (Photo by Thierry Chesnot/Getty Images) Heboh virus corona, tamu memakai masker saat menghadiri fashion show Thom Browne di Paris Fashion Week baru-baru ini. (Foto: Getty Images/Thierry Chesnot)
Paris -

Penjualan masker melonjak menyusul kepanikan masyarakat terhadap merebaknya virus corona hampir di seluruh dunia. Pemerintah Indonesia sendiri baru saja mengumumkan dua WNI positif terinfeksi virus 2019-nCoV.

Banyak jenis masker yang menjadi buruan warga, salah satunya masker N95. Masker N95 ini diyakini ampuh melindungi tubuh dari virus mematikan tersebut. Benarkah demikian?

Kata Pakar Soal Masker N95, Efektif Lindungi Tubuh dari Virus Corona? Masker N95, salah satu jenis masker yang diburu masyarakat menyusul merebaknya virus corona. (Foto: iStock)


Menurut pakar kesehatan penyakit menular, Amesh A. Adalja, MD dari Johns Hopkins Center for Health Security di Maryland, AS, masker N95 memang memiliki fitur proteksi yang lebih baik ketimbang masker jenis lain. Masker N95 mampu memfilter partikel mikro yang kemungkinan membawa virus berbahaya. "Ini beda dari masker beda yang hanya bisa menghentikan partikel besar," ungkap Amesh seperti dikutip dari Health.com.

Namun, ia menegaskan masker N95 hanya direkomendasikan bagi tenaga medis profesional. Bahkan menurutnya, tidak ada masker jenis apapun yang sebenarnya ampuh untuk melindungi tubuh dari serangan virus corona. "Masker tidak efektif buat pemakaian secara umum, apalagi kalau masyarakat sering salah memakainya," tambah Amesh.

Bukan cuma masyarakat biasa, masker juga menjadi andalan selebriti dunia meski bukan jenis N95. Gwyneth Paltrow dan Kate Hudson mengunggah foto wajah mereka yang ditutup masker saat bepergian dengan pesawat. "Itu (selebriti memakai masker) hanya akan menimbulkan kepanikan," kata Amesh.

[Gambas:Instagram]



WHO dalam situs resminya telah memberikan anjuran soal pemakaian masker terkait epidemi virus corona. Disebutkan, masker cukup dipakai oleh mereka yang sedang batuk dan bersin. Orang sehat hanya perlu memakai masker bila sedang menangani pasien terduga virus corona.

Meski menggunakan masker, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kebersihan diri. "Masker hanya efektif bila dipakai dengan tangan yang dibersihkan secara rutin menggunakan alkohol atau air dan sabun."

Organisasi kesehatan PBB itu juga menegaskan, "Jika Anda mau memakai masker, maka Anda harus tahu cara memakai dan membuangnya dengan benar."





Simak Video "Pasutri Asal China Ini Bikin Masker Berbahan Sneakers Mahal"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)