Wanita Jemur Bokong di Matahari Jadi Kontroversi, Ini Kata Pakar Kesehatan

Kiki Oktaviani - wolipop Rabu, 27 Nov 2019 19:30 WIB
Foto: dok. Instagram Foto: dok. Instagram

Jakarta - Wanita asal California Meagan jadi sensasi setelah memamerkan ritual anehnya setiap pagi, yakni menjemur bokongnya di bawah sinar matahari. Meski ia mengklaim memberikan manfaat kesehatan, namun berbeda dengan apa yang dijelaskan dokter.

Di Instagramnya, dia membagikan foto-foto dirinya tanpa busana tengah berjemur di luar ruangan. Dalam sejumlah posenya, ia telungkup dan bagian kakinya diangkat, sehingga bagian tubuh belakangnya terpapar sinar matahari.

Meagan mengklaim bahwa ritual menjemur bokong yang disebutnya 'perineum sunning' itu memiliki manfaat kesehatan. Menurutnya, menjemur bokong meningkatkan energi, menjadi lebih mudah tidur dan memiliki energi seksual yang lebih besar.



Menurut sejumlah pakar kesehatan, klaim wanita yang menganut gaya hidup holistik tersebut tidak berdasar. Dokter memperingatkan bahwa malah bisa menimbulkan masalah kesehatan, seperti kanker kulit.

"Tidak ada bukti bahwa berjemur dengan cara ini memiliki efek pada kesehatan fisik," ujar Dr. Diana Gall, seperti dikutip dari Insider.

Menurutnya, tidak ada manfaat lebih dari berjemur tanpa busana. Senada dengan Dr. Diana, praktisi kesehatan Shamir Patel juga mengungkapkan bahwa berjemur bokong tidak memiliki efek baik.

"Jika dilakukan dalam waktu lama, bisa memicu kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari," ungkap Shamir.

Shamir menambahkan bahwa vitamin D yang terdapat dari berjemur matahari memang memberikan kesehatan bagi tulang, gigi dan otot, namun bisa didapat dengan cara yang lebih mudah. Ia menyarankan dengan berjalan kaki pada pagi hari atau minum suplemen.


Simak Video "Tips Membentuk Bokong agar Tampak Indah"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/eny)