Gagal Turunkan Berat Badan? Coba Diet Golongan Darah B, A, AB, dan O

Niken Widya Yunita - wolipop Sabtu, 12 Okt 2019 18:00 WIB
Gagal Turunkan Berat Badan? Coba Diet Golongan Darah B, A, AB, dan O/Foto: ilustrasi/thinkstock Gagal Turunkan Berat Badan? Coba Diet Golongan Darah B, A, AB, dan O/Foto: ilustrasi/thinkstock

Jakarta - Diet golongan darah bisa menjadi alternatif solusi bagi orang yang selalu gagal dalam program pengurangan berat badan. Dr Peter D'Adamo, dalam bukunya 'Eat Right for Your Type' menyebut metode diet umum yang saat ini sering dilakukan masyarakat tak selalu sukses karena tak semua orang cocok melakukannya.

Maka, setelah melakukan berbagai penelitian, Dr Peter D'Adamo yang ahli naturopati itu menyimpulkan bahwa diet golongan darah yang paling pas dilakukan. Dia mempercayai bahwa makanan yang berguna bagi satu golongan darah, belum tentu tepat bagi golongan darah lainnya.

Bagi Anda yang sedang dalam program pengurangan berat badan, diet berdasarkan golongan darah bisa dicoba.

Seperti apa diet golongan darah B, A, AB, dan O itu?

Berikut diet berdasarkan golongan darah dirangkum Wolipop dari berbagai sumber:



1. Golongan Darah B

Pemilik golongan darah B aman mengonsumsi apa saja namun harus makan dalam porsi wajar. Meski aman mengonsumsi apa saja, pemilik golongan darah B cukup rentan terhadap penyakit jantung dan insomnia.

Musabab rentan terhadap penyakit jantung dan insomnia ada makanan dan minuman yang harus dihindari pemilik golongan darah B. Seperti udang, ayam, gandum, jagung, kacang-kacangan, dan mi.

Sementara itu makanan dan minuman yang sebaiknya dikonsumsi adalah ikan-ikanan, cumi, telur ikan, daging sapi, daging kalkun, dan daging kelinci. Untuk sayuran yakni brokoli, wortel, telur ayam kampung, dan semua minuman kecuali susu.

2. Golongan Darah A

Pemilik golongan darah A cukup rentan terhadap beberapa penyakit seperti diabetes, kanker, dan jantung. Golongan darah A memiliki konsistensi kekentalan darah di mana hal tersebut membuat darah lamban beredar. Kelambanan peredaran darah menyebabkan penumpukan kotoran pada dinding arteri.

Karena kotoran menumpuk, golongan darah A jadi lebih sensitif terhadap penyakit diabetes, kanker, dan jantung. Karenanya ada beberapa makanan yang harus dihindari, yakni: cumi-cumi, udang, kepiting, gurita, kodok, belut, lobster, daging bebek, daging domba, daging kerbau, daging kelinci, daging angsa, daging sapi, mentega, kentang, keju, ubi, tomat, dan terong. Sedangkan minuman yang dihindari yakni minuman bersoda, susu sapi, dan es krim.

Sementara itu, makanan yang direkomendasikan bagi pemilik golongan darah A yakni ikan laut dan ikan tawar, tempe, tahu, kacang-kacangan, sayur bayam, dan brokoli. Sedangkan untuk minuman yakni air mineral, susu kedelai, dan jus buah-buahan.



3. Golongan Darah AB

Pemilik golongan darah AB rentan terhadap penyakit telinga dan pernapasan. Karena itu butuh pengetahuan yang tepat dalam mengonsumsi makanan.

Berikut minuman dan makanan yang dihindari untuk pemilik golongan darah AB: susu sapi segar, susu kental manis, dan susu kambing. Daging sapi, daging ayam, daging kerbau, keju, dan olahan susu lainnya.

Sementara makanan baik dikonsumsi oleh golongan darah AB antara lain: patin, lele, sarden, tuna, kelinci, domba, anggur, pepaya, nanas, dan yoghurt.

4. Golongan Darah O

Pemilik golongan darah O disukai oleh nyamuk sehingga mudah mengalami gatal-gatal dan rentan terhadap alergi seperti bersin-bersin. Karenanya para pemilik golongan darah O wajib menjaga kebersihan.

Berikut makanan dan minuman yang harus dihindari pemilik golongan darah O untuk wanita dan pria: kerang, gurita, cumi-cumi, jagung, jamur, kacang tanah, susu, dan kopi. Golongan darah O disarankan untuk makan lobster, tuna, udang, semua jenis daging,rumput laut, kacang polong, terong, kedelai, dan susu kedelai.



Simak Video "Proses Membuat Batik Shibori Karya Warga Binaan Rutan Trenggalek"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/erd)