Usia 23 Beratnya Hanya 38 Kg, Hayley Sembuh dari Anoreksia karena Instagram

Eny Kartikawati - wolipop Senin, 21 Mar 2016 11:04 WIB
Foto: Instagram
Jakarta - Seorang wanita penderita anoreksia berterimakasih pada kehadiran Instagram karena telah menyelamatkan hidupnya. Sebelumnya wanita bernama Hayley Harris itu beratnya hanya 38 kg, di usianya yang sudah 23 tahun. Dokter pun memperingatkan dia berisiko besar terkena serangan jantung.

Saat berusaha sembuh dari masalah makan yang dialaminya itu, Hayley membuat akun Instagram. Media sosial itu menurutnya sangat membantunya mencapai berat badan yang lebih sehat. Beratnya kini sudah mencapai 50,8 kg.

Akun Instagram Hayley @bitingback dihiasi foto-foto transformasi dirinya dari yang dulunya sekurus papan kini sudah terlihat lebih berisi. Dia juga kerap curhat berbagai permasalahan yang dialaminya saat berusaha sembuh dari anoreksia. Misalnya saja bagaimana perutnya membesar seperti wanita hamil.

"One of the most asked questions I get from those recovering is about the big b word: BLOATING, in the early stages of recovery especially as well as after. I suffered massively right at the beginning from bloating and water retention which resulted in a quite a big weight gain very quickly," tulisnya pada keterangan foto yang memperlihatkan dirinya berpose selfie memperlihatkan perutnya yang berisi.

Hayley menuliskan, saat dirinya berusaha sembuh dari anoreksia, dia mengalami kenaikan berat badan yang drastis. Hal itu pun mempengaruhi bentuk tubuhnya, terutama perutnya yang jadi lebih berisi. Namun, seperti dituliskannya, pertambahan berat badan itu tidak berlangsung terus-menerus sehingga tak perlu dikhawatirkan.

Bagi Hayley, Instagram tidak hanya dimanfaatkannya untuk berbagi soal bagaimana dia sembuh dari anoreksia. Saat sedang terpuruk, dia bisa merasa kembali bahagia setelah melihat media sosial tersebut.

"Ketika aku melihat akun Instagramku, melihat aku ternyata tidak sendirian dan aku bisa mengatasi ini," ujarnya.

Mengenang kondisinya ketika sedang menderita anoreksia parah, Hayley mengatakan saat itu dia benar-benar depresi. Dia mengaku, di satu sisi merasa sangat bahagia ketika berat badannya turun. Namun di sisi lain dia akan merasa sangat buruk ketika ingin makan dan minum. Ketika itu, dia tidak mau mendengarkan omongan orang yang menyebutnya seperti orang sakit.

Wanita asal Essex, Inggirs ini baru sadar bahwa berat badannya sudah sangat tidak normal ketika dia akan berpergian dengan pesawat. Ketika memeriksakan diri ke dokter, dia diperingatkan bisa mengalami serang jantung jika naik naik pesawat dengan kondisinya yang memprihatinkan.

Dia pun dirawat di rumah sakit pada November 2015 kemarin. Saat itu beratnya hanya 38 kg dan memakai baju ukuran empat. Dia menghabiskan waktu dua bulan untuk terapi dan makan makanan yang sudah diatur menunya untuk mengembalikan kesehatannya.

(eny/eny)