Ingin Beli Susu Almond via Online? Perhatikan Dulu Hal Ini

Intan Kemala Sari - wolipop Sabtu, 21 Nov 2015 13:13 WIB
Dok. Getty Images Dok. Getty Images

Jakarta - Jika Anda kurang senang meminum susu hewani, tak ada salahnya mencoba susu olahan yang terbuat dari kacang-kacangan. Misalnya saja susu almond, hazelnut, dan cashew yang sekarang ini banyak diminati oleh berbagai kalangan, termasuk juga para pecinta gaya hidup sehat.

Menurut ahli gizi Leona Victoria Djajadi, tren mengonsumsi susu almond di Indonesia baru marak sejak tahun lalu, maka tak heran susu almond masih sulit didapatkan. Melihat hal ini, seorang wanita asal Jakarta, Prafieta memanfaatkan peluang tersebut dengan membuka gerai minuman sehat termasuk susu almond yang diberi nama Mylkinc.

Bisnis yang dijalankan sejak 2014 itu kini semakin berkembang. Setelah memiliki tiga gerai di beberapa pusat perbelanjaan, ia juga memasarkan susu almond yang dibuat dengan resepnya sendiri melalui jejaring sosial media seperti Instagram. Pelangannya didominasi oleh para pecinta gaya hidup sehat, ibu-ibu yang menyusui, hingga selebriti.

Banyak pelanggannya yang justru membeli susu almond secara online dengan alasan lebih praktis dan efisien. Padahal, susu tersebut tidak menggunakan bahan pengawet sehingga masa kedaluwarsanya juga lebih cepat, yakni tidak lebih dari lima hari sejak tanggal diproduksi. Lantas bagaimana Prafieta menangani para pelanggan yang memesan online?

"Kalau pesan via online kita ada delivery pakai jasa kurir. Pesannya satu hari sebelumnya dan barang dikirim besok hari karena barang kita tidak ready," ujarnya saat berbincang dengan Wolipop di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan, Rabu, (18/11/2015).

Setelah menerima pesanan, susu almond tersebut diolah pada malam hari dan diantar keesokannya agar kesegarannya tetap terjaga. Namun saat ini, Mylkinc hanya tersedia di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi sehingga pengantaran hanya bisa dilakukan di kota-kota tersebut.

Wanita dengan pemilik instagram @mylkinc_ind ini juga memiliki beberapa kurir yang sudah dilatih untuk membawa pesanan susu almond untuk pelanggannya. Setiap kurir sudah dibekali dengan kotak penyimpanan, dry ice, dan es batu sebanyak lima hingga delapan buah agar tetap dingin selama perjalanan.

"Kalau ada yang pesan online kita juga nggak bisa membawa pesanan banyak-banyak, takutnya jadi overload dan mempercepat masa kedaluwarsanya. Memang handlingnya susah-susah gampang jadi satu kurir hanya bisa mengantar lima alamat saja," lanjut wanita kelahiran 1988 itu.

Ia mengaku hingga saat ini pesanan susu almond melalui online masih banyak diminati. Dalam sehari, ibu satu anak ini bisa menerima pesanan hingga 20 alamat pengiriman.

"Kalau mau pesan susu almond via online, setelah diterima sebaiknya langsung dimasukkan lagi ke dalam lemari es. Saya juga tidak menyarankan untuk memesannya melalui ojek aplikasi karena mereka tidak ada perlengkapan untuk membawa susu almond, dikhawatirkan masa kedaluwarsanya lebih cepat," tandasnya.


(int/als)