7 Potret Jurnalis Wanita yang Protes Perang Rusia-Ukraina di TV Nasional

Marina Ovsyannikova menghebohkan publik ketika tiba-tiba muncul membawa poster bertulisan ‘No War’ dan mengutuk aksi militer di Ukraina. Aksinya itu dilakukan di tengah siaran berita malam yang paling banyak ditonton di Rusia, pada Senin (14/3/2022). Foto: Facebook
Marina Ovsyannikova menghebohkan publik ketika tiba-tiba muncul membawa poster bertulisan ‘No War’ dan mengutuk aksi militer di Ukraina. Aksinya itu dilakukan di tengah siaran berita malam yang paling banyak ditonton di Rusia, pada Senin (14/3/2022). Foto: Facebook
Insiden itu merupakan pelanggaran keamanan yang sangat tidak biasa di Channel One, stasiun penyiaran negara yang dikontrol ketat pemerintah Rusia. Foto: Facebook
Insiden itu merupakan pelanggaran keamanan yang sangat tidak biasa di Channel One, stasiun penyiaran negara yang dikontrol ketat pemerintah Rusia. Foto: Facebook
Marina Ovsyannikova sendiri bekerja di Channel One sebagai editor. Akibat aksinya itu ia sempat ditahan polisi. Foto: Facebook
Marina Ovsyannikova sendiri bekerja di Channel One sebagai editor. Akibat aksinya itu ia sempat ditahan polisi. Foto: Facebook
“Hentikan perang. Jangan percaya propaganda. Di sini mereka berbohong kepada Anda,” begitu pernyataan protes yang tertulis di spanduk yang dibawa Marina Ovsyannikova. Foto: Facebook
“Hentikan perang. Jangan percaya propaganda. Di sini mereka berbohong kepada Anda,” begitu pernyataan protes yang tertulis di spanduk yang dibawa Marina Ovsyannikova. Foto: Facebook
Wanita 43 tahun ini lahir dari seorang ayah berkebangsaan Ukraina dan ibu orang Rusia. Latar belakang keluarga membuat Marina tidak melihat negara Ukraina sebagai musuh. Foto: Facebook
Wanita 43 tahun ini lahir dari seorang ayah berkebangsaan Ukraina dan ibu orang Rusia. Latar belakang keluarga membuat Marina tidak melihat negara Ukraina sebagai musuh. Foto: Facebook
Setelah melayangkan protes di media nasional, Marina mengaku tidak bisa tidur selama dua hari. Ia pun sempat ditahan dan diinterogasi selama 14 jam. Foto: Facebook
Setelah melayangkan protes di media nasional, Marina mengaku tidak bisa tidur selama dua hari. Ia pun sempat ditahan dan diinterogasi selama 14 jam. Foto: Facebook
Beruntung, Marina akhirnya dibebaskan, namun ia wajib membayar denda 30 ribu rubel atau sekitar Rp 3 juta oleh pengadilan. Foto: Facebook
Beruntung, Marina akhirnya dibebaskan, namun ia wajib membayar denda 30 ribu rubel atau sekitar Rp 3 juta oleh pengadilan. Foto: Facebook