Begini Cara yang Benar Menyebut 10 Brand Fashion Dunia

Balmain, rumah mode asal Perancis dari tahun 1945 ini dikenal dengan gaya busana yang edgy dengan potongan tegas dan berstruktur. Lalu bagaimana cara pelafalan Balmain yang tepat? Bal dibaca seperti Anda melafalkan Ball dalam bahasa Inggris. Sementara main dibaca tanpa n. Balmain = Ball-meh. Foto: Getty Images
Balmain, rumah mode asal Perancis dari tahun 1945 ini dikenal dengan gaya busana yang edgy dengan potongan tegas dan berstruktur. Lalu bagaimana cara pelafalan 'Balmain' yang tepat? 'Bal' dibaca seperti Anda melafalkan 'Ball' dalam bahasa Inggris. Sementara 'main' dibaca tanpa 'n'. Balmain = 'Ball-meh'. Foto: Getty Images
Desainer yang mengedepankan desain feminin khas retro. Tulisan Anna dibaca seperti dalam bahasa Indonesia, yaitu anna bukan ena seperti bahasa Inggris. Sedangkan Sui dibaca swi bukannya su-i. Foto: Getty Images
Desainer yang mengedepankan desain feminin khas retro. Tulisan Anna dibaca seperti dalam bahasa Indonesia, yaitu 'anna' bukan 'ena' seperti bahasa Inggris. Sedangkan Sui dibaca 'swi' bukannya 'su-i'. Foto: Getty Images
Label asal Italia yang ditemukan tahun 1983, Moschino dikenal dengan gaya rancangan yang bold dan retro. Misalnya seperti koleksi musim panas tahun ini, Anda banyak melihat pola garis-garis hingga polkadot dalam busananya. Ketika melafalkan nama ini dalam bahasa Italia, chi akan dibaca kiy seperti menyebutkan key dalam bahasa Inggris. Moschino = Mos-kiy-no. Foto: Getty Images
Label asal Italia yang ditemukan tahun 1983, Moschino dikenal dengan gaya rancangan yang bold dan retro. Misalnya seperti koleksi musim panas tahun ini, Anda banyak melihat pola garis-garis hingga polkadot dalam busananya. Ketika melafalkan nama ini dalam bahasa Italia, 'chi' akan dibaca 'kiy' seperti menyebutkan 'key' dalam bahasa Inggris. Moschino = 'Mos-kiy-no'. Foto: Getty Images
Label asal Paris dengan gaya yang shopisticated, Lanvin. Dibaca berdasarkan bahasa aslinya, yaitu menjadi Lahn-Vahn. Foto: Getty Images
Label asal Paris dengan gaya yang shopisticated, Lanvin. Dibaca berdasarkan bahasa aslinya, yaitu menjadi 'Lahn-Vahn'. Foto: Getty Images
Masih banyak yang membaca Hermes sesuai dengan tulisan aslinya. Jangan sampai Anda punya salah satu koleksi tasnya yang begitu ikonik tapi tak bisa melafalkan dengan benar. Her tidak dibaca her, melainkan eyr seperti air di bahasa Inggris. Sedangkan mes dibaca dengan z. Hermes = eyr-mez. Foto: Getty Images
Masih banyak yang membaca Hermes sesuai dengan tulisan aslinya. Jangan sampai Anda punya salah satu koleksi tasnya yang begitu ikonik tapi tak bisa melafalkan dengan benar. Her tidak dibaca 'her', melainkan 'eyr' seperti 'air' di bahasa Inggris. Sedangkan 'mes' dibaca dengan 'z'. Hermes = 'eyr-mez'. Foto: Getty Images
Brand lainnya yang sering dibaca salah adalah label asal Perancis dari tahun 1954 berikut ini. Kebanyakan orang masih membacanya seperti dalam bahasa Inggris, yaitu lu-is vi-ton. Namun sebenarnya adalah loo-ee vee-tonn. Foto: Getty Images
Brand lainnya yang sering dibaca salah adalah label asal Perancis dari tahun 1954 berikut ini. Kebanyakan orang masih membacanya seperti dalam bahasa Inggris, yaitu 'lu-is vi-ton'. Namun sebenarnya adalah 'loo-ee vee-tonn'. Foto: Getty Images
House of Givenchy dibuka tahun 1952 oleh Hubert de Givenchy. Desainer ini juga yang mendesain gaun-gaun cantik Audrey Hepburn dan Jacqueline Kennedy Onassis. Dalam bahasa Perancis, Givenchy dilafalkan menjadi jzhi-von-shee. Foto: Getty Images
House of Givenchy dibuka tahun 1952 oleh Hubert de Givenchy. Desainer ini juga yang mendesain gaun-gaun cantik Audrey Hepburn dan Jacqueline Kennedy Onassis. Dalam bahasa Perancis, Givenchy dilafalkan menjadi 'jzhi-von-shee'. Foto: Getty Images
Rumah mode dengan lambang yang ikonik Chanel dimulai oleh wanita asal Perancis di tahun 20-an yang telah menginspirasi banyak orang, yaitu Coco Chanel. Banyak yang keliru menyebut Chanel dengan channel dalam bahasa Inggris. Padahal seharusnya, Chanel = Sya-nell. Foto: Getty Images
Rumah mode dengan lambang yang ikonik Chanel dimulai oleh wanita asal Perancis di tahun 20-an yang telah menginspirasi banyak orang, yaitu Coco Chanel. Banyak yang keliru menyebut Chanel dengan 'channel' dalam bahasa Inggris. Padahal seharusnya, Chanel = 'Sya-nell'. Foto: Getty Images
Brand dengan gaya yang edgy dan tailor cuttingnya, sempat berganti nama menjadi Saint Laurent tanpa Yves di tahun 2012 oleh Hedi Slimane, creative director kala itu. Lalu, bagaimana cara membacanya? Huruf ‘Y’ dibaca ‘e’ dalam bahasa Inggris menjadi ‘Eve-san-lau-ron’. Foto: Getty Images
Brand dengan gaya yang edgy dan tailor cuttingnya, sempat berganti nama menjadi Saint Laurent tanpa Yves di tahun 2012 oleh Hedi Slimane, creative director kala itu. Lalu, bagaimana cara membacanya? Huruf ‘Y’ dibaca ‘e’ dalam bahasa Inggris menjadi ‘Eve-san-lau-ron’. Foto: Getty Images
Rumah mode Versace menjadi favorit bagi selebriti yang ingin tampil bold dan seksi di karpet merah. Banyak pula yang bingung membaca nama Versace. Kebanyakan membacanya ‘Versaci’, namun sebenarnya dibaca ‘Vur-sah-tcheh’. Foto: Getty Images
Rumah mode Versace menjadi favorit bagi selebriti yang ingin tampil bold dan seksi di karpet merah. Banyak pula yang bingung membaca nama Versace. Kebanyakan membacanya ‘Versaci’, namun sebenarnya dibaca ‘Vur-sah-tcheh’. Foto: Getty Images