Deretan Foto Andrew Bersama Perempuan di Lantai dalam Skandal Epstein
Daniel Ngantung - wolipop
Senin, 02 Feb 2026 11:18 WIB
tautan telah disalin
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
London - Skandal perdagangan seks Epstein yang menyeret mantan pangeran Inggris, Andrew, kembali menyita atensi setelah berkas baru dirilis.
Departemen Kehakiman Amerika Serikat mempublikasikan dokumen terbaru kasus Epstein. Sejumlah foto yang baru dirilis memperlihatkan sosok yang diduga sebagai Andrew Mountbatten-Windsor sedang merangkak di lantai dan mencondongkan tubuh ke arah seorang perempuan yang terbaring di bawahnya. (Foto: U.S. Justice Department/Handout via REUTERS)
Foto-foto tersebut muncul dalam dokumen yang dirilis pada Jumat (30/1/2026) dan langsung mendapat sorotan publik. Dalam salah satu foto tanpa tanggal, Andrew yang kini tak bergelar pangeran lagi setelah dicopot kakaknya, Raja Charles III, tampak menatap langsung ke kamera sambil berlutut di atas sosok perempuan yang masih berpakaian lengkap.Β (Foto: U.S. Justice Department/Handout via REUTERS)
Wajah perempuan tersebut disamarkan. Foto lain menunjukkan tangan Andrew diletakkan di bagian perut orang yang sama. Di latar belakang, terlihat kaki orang lain yang disandarkan ke atas meja dengan tumpukan handuk di atasnya. (Foto: U.S. Justice Department/Handout via REUTERS)
Dokumen tersebut langsung memicu tekanan politik baru terhadap Andrew, yang selama ini dikenal dekat dengan Epstein, terpidana kasus kejahatan seksual. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara terbuka meminta Andrew untuk memberikan kesaksian di hadapan Kongres Amerika Serikat terkait hubungannya dengan Epstein. (Foto: U.S. Justice Department/Handout via REUTERS)
βKorban Epstein harus menjadi prioritas utama,β ujar Starmer kepada wartawan dalam kunjungannya ke Jepang, Sabtu (31/1/2026), seperti dikutip CNN. Selain foto, dokumen terbaru juga memuat pertukaran email antara Epstein dan Andrew pada Agustus 2010. (Foto: REUTERS/Toby Melville)
Dalam email tersebut, Epstein mengundang Andrew untuk makan malam bersama seorang βtemanβ di London. Andrew membalas bahwa ia akan βsenang bertemu dengannyaβ dan meminta Epstein memberikan detail kontaknya. (Foto: REUTERS/Toby Melville)
Epstein kemudian menggambarkan perempuan tersebut sebagai wanita Rusia berusia 26 tahun yang βpintar, cantik, dan dapat dipercaya,β serta mengonfirmasi bahwa ia telah menerima alamat email ayah Putri Beatrice dan Putri Eugenie itu. Email-email ini dikirim dua tahun setelah Epstein mengaku bersalah atas tuduhan meminta layanan seksual dari anak di bawah umur. (Foto: Getty Images)