Foto Aktris Transgender yang Hanya Ingin Berperan Sebagai Perempuan

Sosok Hunter Schafer kini jadi kontroversi setelah membuat pernyataan bahwa tidak lagi ingin menerima peran transgender setelah aktinynya di drama Euphoria. Hunter hanya ingin berperan sebagai perempuan. Foto: dok. Instagram @hunterschafer
Sosok Hunter Schafer kini jadi kontroversi setelah membuat pernyataan bahwa tidak lagi ingin menerima peran transgender setelah aktinynya di drama Euphoria. Hunter hanya ingin berperan sebagai perempuan. Foto: dok. Instagram @hunterschafer
“Aku tidak ingin dikecilkan karena menjadi transgender, dan aku menemukan pada akhirnya merendahkan diriku dan apa yang ingin aku lakukan,” ujar transgender wanita 25 tahun itu kepada GQ. Foto: dok. Instagram @hunterschafer
“Aku tidak ingin dikecilkan karena menjadi transgender, dan aku menemukan pada akhirnya merendahkan diriku dan apa yang ingin aku lakukan,” ujar transgender wanita 25 tahun itu kepada GQ. Foto: dok. Instagram @hunterschafer
“Aku sudah bekerja sangat keras untuk mencapai posisi di mana aku berada sekarang, melewati titik-titik sulit dalam transisiku, dan sekarang aku hanya ingin menjadi seorang wanita dan akhirnya melangkah maju,” tegasnya lagi. Foto: dok. Instagram @hunterschafer
“Aku sudah bekerja sangat keras untuk mencapai posisi di mana aku berada sekarang, melewati titik-titik sulit dalam transisiku, dan sekarang aku hanya ingin menjadi seorang wanita dan akhirnya melangkah maju,” tegasnya lagi. Foto: dok. Instagram @hunterschafer
Sebelum terjun ke dunia akting, Hunter adalah seorang aktivis dan model. Dia lahir sebagai pria, namun di usia 14 tahun Hunter memberanikan diri mengaku ke orangtuanya bahwa ingin menjadi perempuan. Foto: dok. Instagram @hunterschafer
Sebelum terjun ke dunia akting, Hunter adalah seorang aktivis dan model. Dia lahir sebagai pria, namun di usia 14 tahun Hunter memberanikan diri mengaku ke orangtuanya bahwa ingin menjadi perempuan. Foto: dok. Instagram @hunterschafer
Sejak remaja, Hunter mulai terapi hormon dan melakukan transisi lainnya dengan dukungan orang tuanya. Sang ayah yang merupakan seorang pastor juga ikut mendukungnya. Foto: dok. Instagram @hunterschafer
Sejak remaja, Hunter mulai terapi hormon dan melakukan transisi lainnya dengan dukungan orang tuanya. Sang ayah yang merupakan seorang pastor juga ikut mendukungnya. Foto: dok. Instagram @hunterschafer
“Setelah mencapai konsensus bahwa ini adalah hal yang nyata, saya diberi obat penghambat hormon yang menekan tombol jeda saat pubertas dan memberi saya waktu untuk memikirkan identitas saya,” katanya dalam sebuah wawancara ketika dia berusia 17 tahun.Foto: dok. Instagram @hunterschafer
“Setelah mencapai konsensus bahwa ini adalah hal yang nyata, saya diberi obat penghambat hormon yang menekan tombol jeda saat pubertas dan memberi saya waktu untuk memikirkan identitas saya,” katanya dalam sebuah wawancara ketika dia berusia 17 tahun.Foto: dok. Instagram @hunterschafer
“Setelah mencapai konsensus bahwa ini adalah hal yang nyata, saya diberi obat penghambat hormon yang menekan tombol jeda saat pubertas dan memberi saya waktu untuk memikirkan identitas saya,” katanya dalam sebuah wawancara ketika dia berusia 17 tahun. Foto: Getty Images
“Setelah mencapai konsensus bahwa ini adalah hal yang nyata, saya diberi obat penghambat hormon yang menekan tombol jeda saat pubertas dan memberi saya waktu untuk memikirkan identitas saya,” katanya dalam sebuah wawancara ketika dia berusia 17 tahun. Foto: Getty Images