Kucing ‘raksasa’ ini merupakan hewan peliharaan seorang wanita asal Rusia, Yuliya Minima. Yuliya kerap mengunggah foto dan video kucingnya ke Instagram dan TikTok hingga menjadi viral. Foto: Dok. Instagram @yuliyamnn
Kucing terbesar di dunia yang bernama Kefir ini mulai viral setelah diunggah Yuliya Minima sang pemilik ke TikTok lewat akun @mainecoonkefir. Video kebersamaan Yuliya yang tengah berbaring bersama Kefir sudah ditonton lebih dari 1,5 juta kali. Foto: Dok. Instagram @yuliyamnn
Dalam berbagai unggahannya, Kefir disebut Yuliya sebagai kucing jenis Maine Coon. Kucing tersebut memang termasuk kucing terbesar dengan ciri badan berotot dan kaki yang kuat. Foto: Dok. Instagram @yuliyamnn
Pada salah satu unggahan di TikTok, Yuliya memperlihatkan bagaimana penampakan Kefir saat mulai dipeliharanya di 2020. Kefir menjadi atensi pada 2022 saat usianya baru dua tahun tapi beratnya sudah mencapai 12,7 kg. Foto: Dok. Instagram @yuliyamnn
Kefir juga menjadi sorotan setelah Yuliya mengunggah video yang memperlihatkan kucing tersebut berdiri di sebelah putrinya, Minima yang berusia empat tahun. Kefir tampak memiliki tubuh yang tingginya sama dengan Minima. Foto: TikTok @mainecoonkefir
Saat diwawancara pada 2022, Yuliya pemilik Kefir mengaku sulit membayangkan kucingnya akan tumbuh lebih besar lagi. “Maine Coon tumbuh selama 3-4 tahun. Oleh karena itu aku merasa dia bisa menjadi lebih besar,” katanya. Foto: TikTok @mainecoonkefir
Kefir yang disebut Yuliya sebagai kucing terbesar di dunia kerap dikira anjing oleh orang lain. Di balik penampilan Kefir yang terlihat tangguh, kucing tersebut sangat suka bermanja-manja. Foto: TikTok @mainecoonkefir
“Di malam hari dia suka naik ke tempat tidur dan tidur bersamaku. Saat dia masih anak kucing, itu tidak masalah. Tapi sekarang dia semakin besar dan berat, tentu saja sulit untuk tidur seperti itu,” kata Yuliya. Foto: Dok. Instagram @yuliyamnn