Gaya Polisi India Pakai Helm Corona Demi Tertibkan Warga saat Lockdown

Ada pemandangan yang tak biasa di jalanan Chennai, India, belakangan ini. Tampak seorang polisi berpatroli, lengkap dengan helm yang unik. Model helm tersebut menyerupai bentuk mikroskopik virus corona. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)
Ada pemandangan yang tak biasa di jalanan Chennai, India, belakangan ini. Tampak seorang polisi berpatroli, lengkap dengan helm yang unik. Model helm tersebut menyerupai bentuk mikroskopik virus corona. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)
Adalah Inspektur Polisi Rajesh Babu yang menggunakan helm tersebut. Helm tersebut menjadi andalannya untuk melakukan sosialisasi kepada warga yang masih berkeliaran di luar ketika pemerintah sudah memberlakukan social disctancing dan lockdown selama tiga minggu demi meminimalisir penularan virus corona. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)
Adalah Inspektur Polisi Rajesh Babu yang menggunakan helm tersebut. Helm tersebut menjadi andalannya untuk melakukan sosialisasi kepada warga yang masih berkeliaran di luar ketika pemerintah sudah memberlakukan social disctancing dan lockdown selama tiga minggu demi meminimalisir penularan virus corona. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)
Menurut Rajesh, sejauh ini dampaknya cukup efektif untuk membuat masyarakat sadar. Rajesh mengataka, cara tersebut bisa dilakukan di tempat lain untuk menyelamatkan mereka dari virus corona agar tidak bepergian. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)
Menurut Rajesh, sejauh ini dampaknya cukup efektif untuk membuat masyarakat sadar. Rajesh mengataka, cara tersebut bisa dilakukan di tempat lain untuk menyelamatkan mereka dari virus corona agar tidak bepergian. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)
Kami mengambil semua cara tetapi orang-orang masih keluar di jalanan. Oleh karena itu, helm corona ini adalah salah satu langkah yang kami ambil untuk memastikan bahwa orang-orang sadar akan keseriusan petugas. kata Rajesh seperti dikutip CNN. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)
"Kami mengambil semua cara tetapi orang-orang masih keluar di jalanan. Oleh karena itu, helm corona ini adalah salah satu langkah yang kami ambil untuk memastikan bahwa orang-orang sadar akan keseriusan petugas." kata Rajesh seperti dikutip CNN. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)
Bukan Rajesh yang membuatnya, melainkan seniman lokal bernama Gowtham. Ia membingkai bagian luar helm dengan kelir merah dan menempelkan kertas yang menyerupai mahkota virus corona. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)
Bukan Rajesh yang membuatnya, melainkan seniman lokal bernama Gowtham. Ia membingkai bagian luar helm dengan kelir merah dan menempelkan kertas yang menyerupai mahkota virus corona. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)
Saya menggunakan helm yang rusak dan beberapa potongan kertas untuk menyiapkan ini. Saya juga telah menyiapkan beberapa plakat yang bertuliskan slogan dan siap untuk diserahkan ke polisi, katanya seperti dikutip Livemint. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)
"Saya menggunakan helm yang rusak dan beberapa potongan kertas untuk menyiapkan ini. Saya juga telah menyiapkan beberapa plakat yang bertuliskan slogan dan siap untuk diserahkan ke polisi," katanya seperti dikutip Livemint. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)
Aksi Rajesh menggunakan helm corona lantas berujung viral. Tak sedikit netizen yang mengapresiasi kinerja sang polisi serta karya desainer tersebut. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)
Aksi Rajesh menggunakan helm corona lantas berujung viral. Tak sedikit netizen yang mengapresiasi kinerja sang polisi serta karya desainer tersebut. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)
Berpenduduk 1,3 miliar, India saat ini tengah memasuki masa lockdown selama tiga pekan ke depan. PM India Narendra Modi memberlakukan kebijakan tersebut terhitung dari Rabu (25/3/2020). Per 30 Maret, sudah dilaporkan terdapat 1.071 kasus virus corona di India. Sementara itu, 29 orang meninggal dunia karena virus tersebut. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)
Berpenduduk 1,3 miliar, India saat ini tengah memasuki masa lockdown selama tiga pekan ke depan. PM India Narendra Modi memberlakukan kebijakan tersebut terhitung dari Rabu (25/3/2020). Per 30 Maret, sudah dilaporkan terdapat 1.071 kasus virus corona di India. Sementara itu, 29 orang meninggal dunia karena virus tersebut. (Foto: AFP/ARUN SANKAR)