Candace Muzny, Pebalap NASCAR yang Tewas Usai Insiden Tampar Pegawai Salon

Candace Muzny yang dulu pernah berlaga di arena balap mobil NASCAR meninggal dunia baru-baru ini. Ia ditemukan tak bernyawa di vilanya yang tak jauh dari Oklahoma City, Oklahoma, AS. (Foto: John Harrelson/Getty Images)

Candace Muzny yang dulu pernah berlaga di arena balap mobil NASCAR meninggal dunia baru-baru ini. Ia ditemukan tak bernyawa di vilanya yang tak jauh dari Oklahoma City, Oklahoma, AS. (Foto: John Harrelson/Getty Images)

Menurut laporan media lokal, polisi menyatakan tak ada tanda-tanda pembunuhan. Sementara itu, tim autopsi menyebut tenggelam yang tak disengaja sebagai penyebab kematian perempuan 43 tahun itu.  Pihak berwenang belum mengomentari hal tersebut dan masih menginvestigasi insiden tersebut. (Foto: John Harrelson/Getty Images)

Menurut laporan media lokal, polisi menyatakan tak ada tanda-tanda pembunuhan. Sementara itu, tim autopsi menyebut 'tenggelam yang tak disengaja' sebagai penyebab kematian perempuan 43 tahun itu.  Pihak berwenang belum mengomentari hal tersebut dan masih menginvestigasi insiden tersebut. (Foto: John Harrelson/Getty Images)

Sekitar sebulan sebelum tewas, Candace Muzny sempat berurusan dengan polisi karena menampar seorang pegawai salon manikur di Oklahama City. Pegawai itu ditampar lantaran berbicara dalam bahasa Vietnam di depan mantan pebalap NASCAR itu. (Foto: John Harrelson/Getty Images)

Sekitar sebulan sebelum tewas, Candace Muzny sempat berurusan dengan polisi karena menampar seorang pegawai salon manikur di Oklahama City. Pegawai itu ditampar lantaran berbicara dalam bahasa Vietnam di depan mantan pebalap NASCAR itu. (Foto: John Harrelson/Getty Images)

Kami bicara dalam bahasa ibu kami tentang gaji, lalu dia bilang setop bicara bahasa tersebut atau saya akan menamparmu, ungkap pegawai yang bernama Tiffany Nguyen itu kepada News9. Candace bahkan dikatakan sempat menodongkan pisau kecil untuk mengancam Tiffany. Ketika akan diamankan, Candece juga melakukan perlawanan sehingga melukai seorang polisi. (Foto: John Harrelson/Getty Images)

"Kami bicara dalam bahasa ibu kami tentang gaji, lalu dia bilang setop bicara bahasa tersebut atau saya akan menamparmu," ungkap pegawai yang bernama Tiffany Nguyen itu kepada News9. Candace bahkan dikatakan sempat menodongkan pisau kecil untuk mengancam Tiffany. Ketika akan diamankan, Candece juga melakukan perlawanan sehingga melukai seorang polisi. (Foto: John Harrelson/Getty Images)

Setelah hampir sepekan mendekam di sel, Candace bebas dengan uang jaminan US$ 20 ribu atau sekitar Rp 276 juta. Saya bukan orang yang rasis. Saya punya banyak teman dari segala etnik, kata dia kepada Heavy.com tentang insiden tersebut. Ia berdalih, meminta pegawai tersebut tak berbicara dalam bahasa Vietnam karena membayarnya dengan dolar America. (Foto: John Harrelson/Getty Images)

Setelah hampir sepekan mendekam di sel, Candace bebas dengan uang jaminan US$ 20 ribu atau sekitar Rp 276 juta. "Saya bukan orang yang rasis. Saya punya banyak teman dari segala etnik," kata dia kepada Heavy.com tentang insiden tersebut. Ia berdalih, meminta pegawai tersebut tak berbicara dalam bahasa Vietnam karena membayarnya dengan dolar America. (Foto: John Harrelson/Getty Images)

Semasa hidupnya, Candace pernah aktif sebagai pebalap NASCAR Late Model Divisions dan NASCAR K&N Pro Series.  Pada 2007, ia juga berpartisipasi dalam arena 2007 Toyota All-Star Showdown dan 2009 Last Chance Open. (Foto: John Harrelson/Getty Images)

Semasa hidupnya, Candace pernah aktif sebagai pebalap NASCAR Late Model Divisions dan NASCAR K&N Pro Series.  Pada 2007, ia juga berpartisipasi dalam arena 2007 Toyota All-Star Showdown dan 2009 Last Chance Open. (Foto: John Harrelson/Getty Images)