Foto: Kenalan dengan Wanita Inspiratif Penari Berkursi Roda yang Mendunia

Chelsie Hill telah menari sejak dia belajar berjalan dan mulai berdansa kompetitif pada usia lima tahun.  Ia telah menjadi juara di California bagian Tengah saat masa sekolah.”Saya berada di puncak saya. Semuanya berjalan dengan sempurna,” kata Chelsie kepada Individual Sport. Foto: Dok. Instagram
Chelsie Hill telah menari sejak dia belajar berjalan dan mulai berdansa kompetitif pada usia lima tahun.  Ia telah menjadi juara di California bagian Tengah saat masa sekolah.”Saya berada di puncak saya. Semuanya berjalan dengan sempurna,” kata Chelsie kepada Individual Sport. Foto: Dok. Instagram
Setelah pertandingan bola basket pada Februari 2010, penari berusia 27 tahun ini berkumpul di rumah seorang teman dan minum beberapa bir. Chelsie menerima tumpangan pulang dari seorang teman, dan tak menyadari temannya itu mabuk. “Kami menabrak trotoar, menuju ke parit dan langsung menabrak pohon,” imbuhnya. Foto: Dok. Instagram
Setelah pertandingan bola basket pada Februari 2010, penari berusia 27 tahun ini berkumpul di rumah seorang teman dan minum beberapa bir. Chelsie menerima tumpangan pulang dari seorang teman, dan tak menyadari temannya itu mabuk. “Kami menabrak trotoar, menuju ke parit dan langsung menabrak pohon,” imbuhnya. Foto: Dok. Instagram
Sementara temannya yang mengendarai mobil hanya mengalami luka ringan, Chelsie diberitahu dokter bahwa ia tidak akan bisa berjalan lagi. “Aku tidak benar-benar percaya padanya.  Bagaimana bisa orang asing ini masuk dan memberi tahu saya hal paling gila yang pernah saya dengar? Aku tidak hanya ingin berjalan, aku seorang penari,” terang Chelsie. Foto: Dok. Instagram
Sementara temannya yang mengendarai mobil hanya mengalami luka ringan, Chelsie diberitahu dokter bahwa ia tidak akan bisa berjalan lagi. “Aku tidak benar-benar percaya padanya.  Bagaimana bisa orang asing ini masuk dan memberi tahu saya hal paling gila yang pernah saya dengar? Aku tidak hanya ingin berjalan, aku seorang penari,” terang Chelsie. Foto: Dok. Instagram
Setelah divonis dokter, teman-temannya dari tim dansa membantunya mengerjakan pekerjaan rumah dan menenangkannya pada kehidupan barunya sebagai seseorang yang lumpuh. Foto: Dok. Instagram
Setelah divonis dokter, teman-temannya dari tim dansa membantunya mengerjakan pekerjaan rumah dan menenangkannya pada kehidupan barunya sebagai seseorang yang lumpuh. Foto: Dok. Instagram
“Saya tidak yakin apakah akan terjadi sesuatu, tetapi kehidupan saya maju cepat beberapa bulan, dan saya menari di depan penonton untuk pertama kalinya sejak kecelakaan.  Itu adalah terobosan besar bagi saya,” ujarnya. Foto: Dok. Instagram
“Saya tidak yakin apakah akan terjadi sesuatu, tetapi kehidupan saya maju cepat beberapa bulan, dan saya menari di depan penonton untuk pertama kalinya sejak kecelakaan.  Itu adalah terobosan besar bagi saya,” ujarnya. Foto: Dok. Instagram
Chelsie menyadari bahwa mimpinya tentang karier tari profesional belum berakhir.  Dia memulai E.P.I.C., proyek untuk membantu pengguna kursi roda merangkul kehidupan baru mereka dan memenuhi impian mereka.  Chelsie pun meraih mimpinya dan kini ia menjadi pemimpin The Rollettes sebuah perusahaan tari yang menampilkan para pemain yang duduk di kursi roda. Foto: Dok. Instagram
Chelsie menyadari bahwa mimpinya tentang karier tari profesional belum berakhir.  Dia memulai E.P.I.C., proyek untuk membantu pengguna kursi roda merangkul kehidupan baru mereka dan memenuhi impian mereka.  Chelsie pun meraih mimpinya dan kini ia menjadi pemimpin The Rollettes sebuah perusahaan tari yang menampilkan para pemain yang duduk di kursi roda. Foto: Dok. Instagram
“Tarian tetaplah tarian, apakah Anda berjalan atau berguling.  Itu tidak melihat kecacatan.  Saya sangat beruntung bahwa saya dapat menciptakan dunia untuk diri saya sendiri di mana hasrat saya untuk menari dan misi untuk meningkatkan kesadaran akan cedera tulang belakang begitu saling terkait,” ujarnya. Foto: Dok. Instagram
“Tarian tetaplah tarian, apakah Anda berjalan atau berguling.  Itu tidak melihat kecacatan.  Saya sangat beruntung bahwa saya dapat menciptakan dunia untuk diri saya sendiri di mana hasrat saya untuk menari dan misi untuk meningkatkan kesadaran akan cedera tulang belakang begitu saling terkait,” ujarnya. Foto: Dok. Instagram