Inilah Elisa Jonathan saat menghadiri peluncuran label fashion Liberty Society di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019). Sosoknya pernah menjadi perhatian publik karena berpacaran dengan Nicholas Sean yang bukan lain adalah putra sulung dari Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Putus dari Sean, Elisa kembali disorot lagi sebagai kontestan Miss Indonesia 2019. Mewakili Provinsi Banten, perempuan kelahiran Jakarta, 20 Oktober 1998, ini berhasil merebut hati juri dan para penonton. Elisa pun membawa pulang gelar Runner-up I Miss Indonesia 2019. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Usut punya usut, menjadi kontestan sebuah ajang kecantikan adalah impian Elisa sejak kecil. Ia mengawalinya dengan mengikuti ajang Gadis Sampul 2014 saat masih berusia 15 tahun dan keluar sebagai juara kedua.. "Bisa dibilang, I'm like living in my own dream now. Sangat bersyukur," kata pengagum Najwa Shihab dan Dian Sastrowardoyo ini. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Bagi Elisa, eksistensi bukan tujuan utamanya dalam mengikuti ajang tersebut. Ia justru ingin memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai batu loncatannya untuk menjadi seorang dokter bedah plastik yang fokus melayani kaum papah. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
"Kalau jadi dokter bedah plastik nanti, aku nggak mau cari uang dari praktek. Aku mau pakai profesiku untuk give-back, misal kasih operasi bibir sumbing gratis. Untuk pemasukan kan sudah ada dari tawaran-tawaran jadi pembicara atau influencer yang datang karena ikut Miss Indonesia. Semoga ada dosen bedah plastik yang dengar ini ya. Hahaha" kata Elisa sambil berseloroh. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Keuntungan juga bukan orientasinya saat melanjutkan bisnis kuliner 'warisan' dari sang tante. Yang terpenting buat Elisa, kesejahteraan karyawannya terjamin. Namun, bukan berarti bisnis kuliner rice box berkonsep pesan-antar itu tak berkembang. Dalam waktu dekat, ia akan membuka restoran perdananya di kawasan Gading Serpong. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
"Meski tidak punya pengalaman, aku belajar banyak dari bisnis ini. Untuk menjadi sukses, kita harus bisa mau diajar atau dikritik. Aku dasarnya nggak suka dikritik, jadi butuh pembelajaran banget," katanya. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)